Protes Kritik Trump, Pakistan Panggil Kuasa Usaha AS

Rabu, 21 November 2018 - 02:22 WIB
Protes Kritik Trump,...
Protes Kritik Trump, Pakistan Panggil Kuasa Usaha AS
A A A
ISLAMABAD - Pakistan memanggil Kuasa Usaha Amerika Serikat (AS) di Islamabad untuk memprotes pernyataan yang dibuat oleh Presiden Donald Trump. Trump mengkritik peran Pakistan dalam memerangi perjuangan terorisme dan pembunuhan Osama bin Laden.

Komentar Trump selama beberapa hari terakhir telah membuat marah Pakistan, termasuk Perdana Menteri Imran Khan. Khan pada hari Senin membalas Trump dengan mengatakan di Twitter bahwa beberapa sekutu telah berkorban atau membantu AS sebanyak Pakistan dalam perang melawan teror.

Gesekan itu mengancam untuk semakin memperburuk hubungan yang sudah rapuh antara Islamabad dan Washington, sekutu yang telah berulang kali bentrok tentang perang di Afghanistan dan dugaan dukungan Pakistan untuk militan Islam.

"Menteri Luar Negeri menyeru Kuasa Usaha AS, Paul Jones, untuk mendaftarkan protes keras atas tuduhan tidak berdasar dan tidak berdasar yang diajukan terhadap Pakistan," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/11/2018).

Selama akhir pekan, Trump mengatakan dalam sebuah wawancara, mengatakan Pakistan tidak "melakukan apa pun" untuk AS meskipun mendapat bantuan miliaran dolar. Trump juga menyatakan diduga pejabat Pakistan tahu lokasi mantan pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden sebelum pembunuhan oleh pasukan AS di serangan di Pakistan pada tahun 2011.

Pada hari Senin, Trump menge-tweet lagi dan menggandakan klaim tersebut.

"Menolak sindiran tentang OBL, Menteri Luar Negeri mengingatkan Kuasa Usaha AS bahwa itu adalah kerja sama intelijen Pakistan yang memberikan bukti awal untuk melacak keberadaan OBL," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan.

"Retorika tak berdasar tentang Pakistan benar-benar tidak dapat diterima," demikian bunyi pernyataan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
17 menit yang lalu
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
2 jam yang lalu
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
3 jam yang lalu
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
4 jam yang lalu
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
5 jam yang lalu
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved