Rusia Ancam Finlandia Jika Dijadikan Markas Senjata Nuklir NATO
Minggu, 07 April 2024 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Rusia telah lama memandang NATO sebagai kekuatan antagonis, mengingat pengaruh negara-negara pendiri NATO seperti Amerika Serikat dan Inggris. Anggota NATO juga diwajibkan untuk memberikan bantuan militer kepada anggota lain jika terjadi serangan, yang berarti bahwa Rusia berisiko mengalami konflik yang lebih besar jika Moskow mengambil tindakan terhadap negara seperti Finlandia.
Dalam wawancara dengan kantor berita TASS, Duta Besar Rusia untuk Finlandia Pavel Kuznetsov mengatakan bahwa hubungan Moskow-Helsinki tidak bisa kembali seperti dulu.
“Cepat atau lambat, hubungan antara kedua negara bertetangga ini akan pulih kembali. Namun hal itu tidak akan terjadi secepat yang kita inginkan,” katanya pada Sabtu (6/4/2024).
“Segala sesuatunya di sini tidak akan terlalu bergantung pada Helsinki, yang sebagian besar telah kehilangan independensinya dalam mengambil keputusan mengenai kebijakan luar negeri, melainkan pada arah kebijakan umum yang diambil oleh Washington dan Brussels terhadap Rusia. Bagaimanapun, tidak akan ada jalan kembali ke format kerja sama sebelumnya, saat Finlandia telah bergabung dengan blok militer agresif [NATO]," paparnya.
Kuznetsov juga mengancam Finlandia bahwa Rusia akan merespons jika senjata nuklir NATO ditempatkan di wilayah Finlandia.
“Tentu saja, kami tidak bisa tidak menanggapi potensi keputusan pemerintah Finlandia dalam bidang ini. Langkah-langkah spesifik akan dikembangkan tergantung pada ancaman nyata yang akan ditimbulkan oleh tindakan ini terhadap keamanan kami,” katanya.
Dalam wawancara dengan kantor berita TASS, Duta Besar Rusia untuk Finlandia Pavel Kuznetsov mengatakan bahwa hubungan Moskow-Helsinki tidak bisa kembali seperti dulu.
“Cepat atau lambat, hubungan antara kedua negara bertetangga ini akan pulih kembali. Namun hal itu tidak akan terjadi secepat yang kita inginkan,” katanya pada Sabtu (6/4/2024).
“Segala sesuatunya di sini tidak akan terlalu bergantung pada Helsinki, yang sebagian besar telah kehilangan independensinya dalam mengambil keputusan mengenai kebijakan luar negeri, melainkan pada arah kebijakan umum yang diambil oleh Washington dan Brussels terhadap Rusia. Bagaimanapun, tidak akan ada jalan kembali ke format kerja sama sebelumnya, saat Finlandia telah bergabung dengan blok militer agresif [NATO]," paparnya.
Kuznetsov juga mengancam Finlandia bahwa Rusia akan merespons jika senjata nuklir NATO ditempatkan di wilayah Finlandia.
“Tentu saja, kami tidak bisa tidak menanggapi potensi keputusan pemerintah Finlandia dalam bidang ini. Langkah-langkah spesifik akan dikembangkan tergantung pada ancaman nyata yang akan ditimbulkan oleh tindakan ini terhadap keamanan kami,” katanya.
Lihat Juga :