Israel Perpanjang Penahanan Adik Perempuan Pemimpin Hamas

Jum'at, 05 April 2024 - 20:06 WIB
loading...
Israel Perpanjang Penahanan...
Polisi Israel dan Badan Keamanan Umum (Shin Bet) menangkap Sabah Abdel Salam Haniyeh dalam penggerebekan di rumahnya di Israel selatan pada 1 April 2024. Foto/JoeTruzman/X
A A A
TEL AVIV - Pengadilan Israel memperpanjang penahanan Sabah Abdel Salam Haniyeh, adik perempuan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, selama 12 hari.

“Pengadilan memperpanjang penahanannya selama 12 hari karena hakim menemukan bahwa kecurigaan terhadapnya meningkat secara signifikan,” ungkap stasiun penyiaran publik Israel, Kan.

Outlet media tersebut mengatakan dia dicurigai menghubungi agen asing, namun perwakilan polisi menolak mengatakan apakah “agen asing” tersebut adalah kakak laki-lakinya.



Pengacara pembela mengatakan kliennya “tidak menyangkal bahwa dia berbicara dengan saudara laki-lakinya, tetapi tidak pada masa perang. Dan hubungan ini juga akan tetap ada setelah perang.”

Sang pengacara menambahkan bahwa dia telah menjadi warga negara Israel selama 48 tahun.

Pada Senin, polisi Israel dan Badan Keamanan Umum (Shin Bet) menangkap Sabah Abdel Salam Haniyeh dalam penggerebekan di rumahnya di Israel selatan.

Dalam pernyataan bersama, badan keamanan mengatakan dia ditangkap karena dicurigai menghubungi para pemimpin Hamas dan menghasut “serangan teror” di Israel.

Mereka mengklaim telah menemukan dokumen, ponsel, uang tunai, dan emas batangan di rumahnya, yang menurut mereka membuktikan keterlibatannya dalam “operasi keamanan berbahaya terhadap Israel.”

Baca juga: Profil Ismail Al-Zin, Komandan Anti-Tank Hizbullah yang Tewas Dirudal Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved