Profil Eylon Levy, Jubir PM Israel Benjamin Netanyahu yang Dipecat

Jum'at, 05 April 2024 - 13:58 WIB
loading...
Profil Eylon Levy, Jubir...
Eylon Levy, dilaporkan telah dipecat dari jabatannya sebagai juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/Times of Israel
A A A
JAKARTA - Eylon Levy, dilaporkan telah dipecat dari jabatannya sebagai juru bicara Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Levy, lulusan University College School Hampstead dan Brasenose College, Oxford, menjadi terkenal di awal perang Israel melawan Hamas, melakukan lusinan wawancara media dalam sehari sebelum dipekerjakan oleh Kantor PM (PMO) Israel sebagai juru bicara.

Dia bergabung dengan barisan Mark Regev, Jonathan Conricus dan Daniel Hagari dan membuat puluhan penampilan di media Inggris termasuk BBC, Sky News, dan Channel 4.

Levy, yang sebelumnya adalah seorang jurnalis televisi sebelum bekerja untuk presiden Israel Isaac Herzog bergabung dengan unit juru bicara pemerintah Israel pada awal perang dengan Hamas dan secara luas dipuji oleh orang Israel karena gayanya yang terus terang dan blakblakan.

Baca Juga: Pakar: Iran Mustahil Berani Serang Israel Meski Konsulatnya Digempur Jet Siluman F-35

Menurut Channel 12 Israel, Levy berselisih dengan atasannya di PMO karena beberapa insiden termasuk audisi untuk Dancing with the Stars versi Israel serta men-tweet video yang kemudian ternyata palsu.

Seperti pegawai pemerintah sementara lainnya, Levy diyakini memiliki kontrak bergulir yang menurut pemerintah tidak akan diperpanjang.

Sumber pemerintah Israel mengatakan kepada Channel 12 bahwa insiden Twitter awal bulan ini adalah “kejadian yang mematahkan punggung unta” mengacu pada pertengkaran antara Levy dan Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron.

Awal bulan ini, David Cameron mengunggah pesan yang mendesak pemerintah Israel untuk meningkatkan pengiriman bantuan ke Jalur Gaza.

Membalas mantan Perdana Menteri Inggris tersebut, Levy, dalam tweet—yang sekarang sudah dihapus—mengatakan: “Saya harap Anda juga menyadari bahwa tidak ada batasan untuk masuknya makanan, air, obat-obatan, atau peralatan perlindungan ke Gaza, dan faktanya penyeberangan tersebut ada. Kelebihan kapasitas."

“Uji kami. Kirim 100 truk lagi setiap hari ke Kerem Shalom dan kami akan mengirimkannya,” lanjut dia.

Menurut laporan Channel 12 Israel, Kementerian Luar Negeri Israel menulis surat kepada Pemerintah Israel menanyakan apakah posting-an yang mereka anggap kritis terhadap Cameron adalah posisi resmi negara Yahudi tersebut, dan pada saat itulah Levy ditangguhkan.

Pria 33 tahun ini belum mengakui laporan skorsing dan pemecatannya.

Awal tahun ini, istri Perdana Menteri Israel Sara Netanyahu dilaporkan mencoba untuk mendapatkan Levy, dari perannya karena kehidupan sebelumnya sebagai penyelenggara protes terhadap reformasi peradilan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved