Sebelum Diguncang Gempa Besar, Taiwan Digertak 30 Pesawat dan 9 Kapal Perang China

Kamis, 04 April 2024 - 07:54 WIB
loading...
A A A
Taiwan termasuk di antara masalah yang dibahas oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan pemimpin China Xi Jinping dalam panggilan telepon pada hari Selasa.

Gedung Putih mengatakan Biden menekan Xi untuk memastikan “perdamaian dan stabilitas” di Selat Taiwan menjelang pelantikan Lai.

Xi mengatakan kepada Biden bahwa Taiwan tetap menjadi “garis merah yang tidak dapat dilewati” bagi Beijing, menurut media pemerintah China.

Amerika Serikat mengalihkan pengakuannya pada tahun 1979 dari Taipei ke Beijing, namun tetap menjadi mitra utama pulau tersebut.

Kongres AS pada tahun 1979 mengesahkan undang-undang yang mewajibkan Amerika Serikat untuk memberikan senjata kepada Taiwan untuk mempertahankan diri dan memastikan bahwa perwakilan pulau tersebut di Amerika Serikat diperlakukan sebagai diplomat asing kecuali namanya saja.

China tidak memelihara hubungan dengan negara-negara yang mengakui Taiwan dan telah meningkatkan upaya untuk mengisolasi Taipei secara diplomatis dalam beberapa tahun terakhir.

Pada bulan Januari, negara kecil di Pasifik Selatan, Nauru, mengalihkan pengakuannya dari Taipei ke Beijing.

Artinya, hanya tersisa 12 negara, termasuk Vatikan, yang sepenuhnya mengakui Taiwan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved