Ribuan Orang Batalkan Perayaan Paskah di Swedia, Pilih Demo Bela Palestina

Selasa, 02 April 2024 - 10:41 WIB
loading...
Ribuan Orang Batalkan...
Ribuan orang membatalkan perayaan Paskah di Ibu Kota Swedia, Stockholm. Mereka memilih berunjuk rasa membela Palestina. Foto/Anadolu
A A A
STOCKHOLM - Ribuan orang membatalkan perayaan Paskah di Ibu Kota Swedia, Stockholm, sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Gaza, Palestina.

Mereka memilih berdemonstrasi mendukung Palestina pada Sabtu pekan lalu.

Sekitar 5.000 demonstran berkumpul di distrik Odenplan di Stockholm atas seruan banyak organisasi non-pemerintah, menuntut Israel menghentikan kejahatan perang di Gaza.

Massa demonstran membawa berbagai spanduk dukungan untuk Palestina. Beberapa di antaranya bertuliskan “Anak-anak dibunuh di Gaza”, “Hentikan genosida” dan “Palestina selamanya”.

Baca Juga: Politisi AS Dihujat Gara-gara Serukan Gaza Dibom Nuklir

Mereka juga meneriakkan slogan-slogan seperti “Bebaskan Palestina”, “Akhiri pendudukan” dan “Israel pembunuh”.

Penulis dan aktivis Samuel Girma, yang berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut, mengatakan kepada Anadolu bahwa Israel tidak boleh berpartisipasi dalam Kontes Lagu Eurovision yang akan diadakan di Malmö, Swedia pada 11 Mei 2024.

“Israel tidak pantas berpartisipasi dalam Eurovision. Negara yang melakukan pembunuhan dan genosida tidak dapat berpartisipasi dalam kontes musik. Israel adalah negara genosida,” kata Girma.

Pada saat yang sama, Israel melarang umat Kristen Palestina merayakan Paskah di Yerusalem.

Sekitar 200 pemimpin Kristen dari Tepi Barat—wilayah Palestina yang diduduki Israel—diizinkan memasuki Yerusalem. Namun tentara Israel mengatakan tidak akan mengizinkan anggota jamaah tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved