PBB Tolak Perpanjang Embargo Senjata Iran, Netanyahu: Itu Skandal!

Minggu, 16 Agustus 2020 - 20:13 WIB
loading...
PBB Tolak Perpanjang...
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menggambarkan keputusan Dewan Keamanan (DK) PBB untuk meloloskan resolusi perpanjangan embargo senjata di Iran sebagai skandal. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel , Benjamin Netanyahu menggambarkan keputusan Dewan Keamanan (DK) PBB untuk meloloskan resolusi perpanjangan embargo senjata Iran sebagai skandal. Dia menuturkan, Tel Aviv akan terus bekerja sama erat dengan Amerika Serikat (AS ) untuk menolak apa yang dia gambarkan sebagai agresi Iran.

DK PBB memilih untuk menolak resolusi AS untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran tanpa batas waktu. Dari 15 negara DK PBB, 11 negara abstain, dengan dua suara mendukung dan dua suara tidak. ( Baca juga: PBB Tolak Perpanjang Embargo Senjata Iran, AS Kecewa Berat )

AS membutuhkan sembilan suara untuk menang, tetapi Rusia dan China - dua negara yang memberikan suara tidak - masing-masing memiliki hak veto dan akan mampu mengalahkan resolusi tersebut bahkan jika disahkan. Republik Dominika adalah satu-satunya negara yang memberikan suara mendukung AS.

“Keputusan DK PBB untuk tidak memperbarui embargo senjata terhadap Iran adalah skandal. Terorisme dan agresi Iran mengancam perdamaian kawasan dan seluruh dunia. Alih-alih menentang penjualan senjata, DK PBB mendorong mereka,” kata Netanyahu.

“Kami akan terus bertindak dalam kerjasama yang erat dengan AS dan negara-negara di kawasan untuk memblokir agresi Iran. Negara Israel akan terus bertindak dengan kekuatan penuh terhadap siapapun yang berusaha merusak keamanannya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (16/8/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved