Unjuk Kekuatan di Indo-Pasifik, Tetangga Indonesia dan AS Uji Tembak Rudal Canggih

Minggu, 31 Maret 2024 - 13:26 WIB
loading...
Unjuk Kekuatan di Indo-Pasifik,...
Unjuk kekuatan di Indo-Pasifik, Australia dan AS melakukn uji tembak rudal canggih di Hawaii. Foto/via news.com.au
A A A
SYDNEY - Dalam unjuk kekuatan militer di seluruh Indo-Pasifik, Australia telah berkolaborasi dengan Amerika Serikat (AS) melakukan uji coba menembak rudal canggih di Hawaii.

Manuver Washington bersama tetangga Indonesia tersebut berlangsung hanya beberapa hari setelah Taiwan meluncurkan latihan pertahanan udara di garis pantainya sendiri.

Pada 28 Maret 2024, target rudal balistik jarak menengah yang canggih diluncurkan dari fasilitas AS di Kauai untuk menguji sistem tempur Aegis, yang digunakan oleh Angkatan Laut Australia dan AS untuk mendeteksi rudal musuh yang masuk.

Para pejabat militer mengatakan keberhasilan deteksi dan intersepsi rudal tersebut merupakan uji coba paling rumit yang dilakukan terhadap ancaman sasaran prioritas hingga saat ini.

Baca Juga: AS Upgrade Jet Tempur Siluman F-22 Besar-besaran untuk Perang Melawan China

“Ini adalah contoh bagus dari keterlibatan pertahanan kita yang semakin mendalam dengan Amerika Serikat dan peluang bagus untuk menunjukkan interoperabilitas Pasukan Pertahanan Australia dengan Angkatan Laut Amerika,” kata kepala operasi gabungan, Letnan Jenderal Greg Bilton.

Direktur Badan Pertahanan Rudal AS Letnan Jenderal Heath Collins mengatakan tes intersepsi misil tersebut menunjukkan “kekuatan dan fleksibilitas” kemampuan sistem pertahanan rudal.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan semua sekutu kami dalam kolaborasi di masa depan untuk mendeteksi dan mempertahankan pencegahan di Indo-Pasifik,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Uji coba pada hari Kamis ini terjadi setelah Taiwan melakukan serangkaian latihan pertahanan udara pada hari Selasa, setelah total 13 pesawat dan tujuh kapal Angkatan Laut China terlihat di sekitar pulau itu dalam waktu 24 jam, menurut Kementerian Pertahanan Taiwan.

Berbicara tentang menyeimbangkan kepentingan strategis Australia dengan China setelah Canberra mengecam Beijing atas serangkaian serangan siber awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan kedua pemerintah harus “bekerja sama semampu kita”.

“Kami tidak akan setuju dalam segala hal dengan China, sama seperti kami tidak setuju dalam segala hal dengan negara lain, jadi ini tidak berarti Anda tidak terlibat, Anda tidak mencoba dan menemukan area kerja sama yang bisa didekati, dan Anda berbicara jika Anda yakin hal itu perlu dan demi kepentingan nasional,” kata Wong pada hari Minggu (31/3/2024), seperti dikutip news.com.au.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved