Pejabat NATO: Tidak Ada Ancaman Langsung dari Rusia
Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara pada rapat umum kampanye bulan lalu, Trump mengenang percakapannya dengan pemimpin NATO yang tidak disebutkan namanya ketika dia masih menjabat. Menurut pengakuannya, ia mengatakan kepada rekannya bahwa ia tidak akan melindungi negaranya dari Rusia kecuali negara tersebut membayar tagihan pertahanannya.
Banyak negara NATO selama bertahun-tahun berjuang untuk mencapai ambang batas yang disepakati sebesar 2% dari PDB untuk belanja pertahanan, namun proses tersebut mendapatkan momentumnya setelah dimulainya krisis Ukraina pada tahun 2014 dan terutama setelah kampanye militer Rusia melawan Kiev dimulai pada tahun 2022.
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, total 18 anggota blok tersebut diperkirakan akan memenuhi pedoman tersebut pada tahun 2024. Ketua NATO juga mengatakan bahwa anggota blok Eropa akan menginvestasikan $380 miliar untuk pertahanan tahun ini.
Hal ini terjadi ketika banyak pemimpin Barat telah memperingatkan dalam beberapa minggu terakhir bahwa Rusia dapat melancarkan serangan terhadap NATO dalam beberapa tahun. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menepis spekulasi bahwa Moskow akan melancarkan serangan terhadap blok militer pimpinan AS dan menyebutnya sebagai “omong kosong” yang dirancang untuk “mengalahkan uang” penduduk negara-negara Barat.
Banyak negara NATO selama bertahun-tahun berjuang untuk mencapai ambang batas yang disepakati sebesar 2% dari PDB untuk belanja pertahanan, namun proses tersebut mendapatkan momentumnya setelah dimulainya krisis Ukraina pada tahun 2014 dan terutama setelah kampanye militer Rusia melawan Kiev dimulai pada tahun 2022.
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, total 18 anggota blok tersebut diperkirakan akan memenuhi pedoman tersebut pada tahun 2024. Ketua NATO juga mengatakan bahwa anggota blok Eropa akan menginvestasikan $380 miliar untuk pertahanan tahun ini.
Hal ini terjadi ketika banyak pemimpin Barat telah memperingatkan dalam beberapa minggu terakhir bahwa Rusia dapat melancarkan serangan terhadap NATO dalam beberapa tahun. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menepis spekulasi bahwa Moskow akan melancarkan serangan terhadap blok militer pimpinan AS dan menyebutnya sebagai “omong kosong” yang dirancang untuk “mengalahkan uang” penduduk negara-negara Barat.
(ahm)
Lihat Juga :