Krisis Laut Mediterania Timur, Erdogan Sebut Yunani Bandit
Minggu, 16 Agustus 2020 - 07:48 WIB
loading...
Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan menegaskan pihaknya tidak akan mundur dari Laut Mediterania Timur. Foto/Ekathimerini
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki , Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki tidak akan mundur meski diancam sanksi atau serangan untuk wilayah yang diklaimnya di Laut Mediterania. Turki dan Yunani menghadapi kebuntuan atas hak eksplorasi minyak dan gas di wilayah tersebut.
Ketegangan antara sesama anggota NATO Yunani dan Turki telah meningkat dalam sepekan terakhir setelah Turki mengirim kapal survei Oruc Reis, dikawal oleh kapal perang, untuk memetakan kemungkinan pengeboran minyak dan gas ke wilayah yang diperebutkan keduanya.(Baca: Turki-Yunani Memanas, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya )
"Kami tidak akan pernah tunduk pada bandit di landas kontinen kami. Kami tidak akan mundur melawan bahasa sanksi dan ancaman," kata Erdogan di kota Rize, timur laut Turki.
"Oruc Reis, yang berada di antara Siprus dan pulau Kreta Yunani, akan terus bekerja hingga 23 Agustus," tambahnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (16/8/2020).
Kapal tersebut telah dibayangi oleh fregat Yunani dan pada Rabu kapal perang dari kedua belah pihak terlibat dalam tabrakan ringan. (Baca: Kapal Perang Turki dan Yunani ‘Tabrakan Mini’ di Laut Mediterania )
Ketegangan antara sesama anggota NATO Yunani dan Turki telah meningkat dalam sepekan terakhir setelah Turki mengirim kapal survei Oruc Reis, dikawal oleh kapal perang, untuk memetakan kemungkinan pengeboran minyak dan gas ke wilayah yang diperebutkan keduanya.(Baca: Turki-Yunani Memanas, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya )
"Kami tidak akan pernah tunduk pada bandit di landas kontinen kami. Kami tidak akan mundur melawan bahasa sanksi dan ancaman," kata Erdogan di kota Rize, timur laut Turki.
"Oruc Reis, yang berada di antara Siprus dan pulau Kreta Yunani, akan terus bekerja hingga 23 Agustus," tambahnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (16/8/2020).
Kapal tersebut telah dibayangi oleh fregat Yunani dan pada Rabu kapal perang dari kedua belah pihak terlibat dalam tabrakan ringan. (Baca: Kapal Perang Turki dan Yunani ‘Tabrakan Mini’ di Laut Mediterania )
Lihat Juga :