Kim Jong-un Inspeksi Unit Tank Korut yang Invasi Ibu Kota Korsel

Senin, 25 Maret 2024 - 10:16 WIB
loading...
Kim Jong-un Inspeksi...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menginspeksi unit tank yang pernah menginvasi Seoul selama Perang Korea. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menginspeksi unit tank yang pernah menginvasi Ibu Kota Korea Selatan (Korsel), Seoul, selama Perang Korea.

Media pemerintah Korut, KCNA, pada Senin (25/3/2024) melaporkan Kim Jong-un melakukan inspeksi sambil menyerukan persiapan pertempuran yang lebih besar.

Hubungan antar-Korea berada pada titik terendah dalam beberapa tahun terakhir, dengan militer Pyongyang baru-baru ini melakukan serangkaian uji coba senjata yang dilarang DK PBB, termasuk meluncurkan rudal balistik dan melakukan uji darat mesin rudal hipersonik tipe baru.

Kim Jong-un menginspeksi Seoul Ryu Kyong Su Guards 105th Tank Division pada hari Minggu, menurut KCNA dengan merilis foto-foto yang menunjukkan sang pemimpin sedang meninjau rencana serangan terhadap Korea Selatan.

Baca Juga: Gawat, Menhan Korsel Perintahkan Pasukan Khusus Habisi Kim Jong-un

“Divisi ini merupakan divisi pertama yang menyerang Seoul dan mengibarkan bendera DPRK di gedung DPR (Dewan Perwkilan Rakyat) boneka,” tulis KCNA.

DPRK adalah singkatan dari Democratic People's Republic of Korea, nama resmi negara Korea Utara. Sedangkan istilah boneka yang disebutkan KCNA mengacu pada Korea Selatan yang dipandang Korea Utara sebagai negara boneka Barat.

"Unit tank tersebut menunjukkan prestasi luar biasa dalam banyak pertempuran selama Perang Pembebasan Tanah Air di masa lalu," lanjut KCNA, mengacu pada Perang Korea tahun 1950-1953, yang berakhir dengan gencatan senjata dan bukan perjanjian damai—yang berarti kedua negara secara teknis masih berperang hingga sekarang.

"Kim mengawasi latihan unit tersebut dan menyatakan kepuasan besar bahwa awak tank telah mempersiapkan diri dengan baik dan menunjukkan keinginan kuat untuk memusnahkan musuh," imbuh laporan KCNA.

Kim Jong-un juga menyerukan lebih banyak “pendidikan ideologis” untuk membantu tentara melanjutkan pekerjaan baik mereka menyelesaikan persiapan perang dan meningkatkan kemampuan tempur.

Kekurangan pangan dilaporkan meluas di Korea Utara yang mempunyai senjata nuklir, dan Kim Jong-un mengunjungi kafetaria unit tersebut dan mengawasi makanan para prajurit.

"Para pengawas harus selalu memberikan perhatian yang mendalam untuk lebih meningkatkan pola makan para petugas,” kata Kim Jong-un.

"Untuk memastikan pasokan daging, sayur-sayuran dan berbagai bahan makanan tambahan lainnya secara teratur pada waktu yang tepat."

Sepanjang tahun ini, Korea Utara yang mempunyai senjata nuklir telah menyatakan Korea Selatan sebagai “musuh utama”, membuang lembaga-lembaga yang berdedikasi pada reunifikasi dan penjangkauan, dan mengancam perang atas “bahkan 0,001 mm” pelanggaran teritorial.

Seoul adalah salah satu sekutu regional utama Washington, dan Amerika Serikat menempatkan sekitar 27.000 tentara Amerika di Korea Selatan untuk membantu melindungi negara tersebut dari Pyongyang.

Korea Utara bulan ini memperingatkan bahwa Seoul dan Washington akan membayar “harga yang mahal” atas latihan militer gabungan mereka baru-baru ini, dan kemudian mengumumkan bahwa Kim telah mengarahkan unit artileri yang dikatakan mampu menyerang Ibu Kota Korea Selatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved