Rusia Marah dan Sedih setelah Teroris Bantai 137 Orang di Gedung Konser Moskow

Senin, 25 Maret 2024 - 07:14 WIB
loading...
A A A
Di gedung olah raga Sekolah Nomor 1 di kota itu—1.500 kilometer (930 mil) selatan Moskow—yang sekarang menjadi peringatan bagi para korban pengepungan, para pelayat menyalakan lilin sebagai penghormatan, menurut foto yang dibagikan di media sosial.

Lilin-lilin itu dibentuk dengan tulisan: “Moskow. Kami berduka. Beslan.”

Bagi banyak orang di ibu kota, kesedihan masih terasa kurang dari 48 jam setelah serangan itu.

“Sulit bagi saya untuk berbicara atau bahkan mengingat. Jujur saja, saya bermimpi buruk sekarang,” kata Alyona (39), warga Moskow, yang dilansir AFP, Senin (25/3/2024).

“AS dan Inggris telah memperingatkan warganya,” kata Baranovskaya, sang pengacara, merujuk pada peringatan keamanan tanggal 7 Maret yang dikeluarkan oleh beberapa kedutaan besar negara-negara Barat mengenai serangan yang akan segera terjadi di ibu kota Rusia.

“Pertanyaannya adalah mengapa pihak keamanan kita tidak mengetahuinya?” tanyanya.

Hanya tiga hari sebelum serangan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka menolak peringatan Barat dan menyebutnya sebagai “provokasi” yang dirancang untuk “mengintimidasi dan mengacaukan masyarakat Rusia.”

Ada juga ketakutan di antara banyak orang di jalanan.

“Saya merasa tidak aman, bahwa saya bisa pergi ke suatu tempat dan menjadi baik-baik sajadipimpin. Ini menakutkan,” kata Baranovskaya.

“Ada perasaan bahwa kita harus berhati-hati. Bukan ide yang baik untuk naik metro sekarang,” kata Aliyev, seorang mahasiswa kedokteran.

Meski dia meragukan versi Kremlin mengenai kejadian tersebut, dia mengatakan masyarakat Rusia akan bersatu setelah serangan itu.

“Insiden seperti itu menyatukan kita untuk mengatasi rintangan bersama," imbuh Aliyev.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Berita Terkini
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved