Rusia Marah dan Sedih setelah Teroris Bantai 137 Orang di Gedung Konser Moskow

Senin, 25 Maret 2024 - 07:14 WIB
loading...
A A A
Namun, sebagian lainnya bertanya-tanya apakah Kyiv-lah yang patut disalahkan.

“Perang terjadi di setiap sudut negara, tidak hanya di televisi,” kata Valery Chernov, seorang penjaga toko berusia 52 tahun.

“Sulit untuk mengatakan siapa di balik semua ini: musuh-musuh Rusia pastinya, musuh-musuh Putin yang ingin menggoyahkan ketertiban dan kekuasaan, sehingga masyarakat mulai ragu bahwa mereka dilindungi oleh pemerintahnya," paparnya.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pekan lalu bahwa Rusia berada dalam “keadaan perang” dengan Ukraina—meningkatkan bahasa resmi yang digunakan untuk membicarakan kampanye tersebut.

“Ini dimulai sebagai operasi militer khusus, tapi segera setelah kelompok ini terbentuk di sana, ketika kolektif Barat menjadi peserta di pihak Ukraina, bagi kami hal itu sudah menjadi perang,” katanya.

Di Washington, Gedung Putih bersikeras pada hari Minggu bahwa Kyiv tidak memiliki peran apa pun dalam pembantaian tersebut.

“ISIS bertanggung jawab penuh atas serangan ini. Tidak ada keterlibatan Ukraina sama sekali,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Adrienne Watson.

Lebih dari 5.000 orang di Moskow dan wilayah sekitarnya bergegas mendonorkan darahnya untuk mereka yang dirawat di rumah sakit setelah serangan itu, kata para pejabat setempat pada hari Minggu.

Teater, museum, dan bioskop ditutup di seluruh negeri.

Semakin banyak papan reklame hitam bertuliskan “Crocus City Hall Balai Kota Crocus)” dan “We mourn (Kami berkabung)” menggantikan papan iklan di sisi gedung dan di stasiun metro.

Para pelayat memenuhi ruang konser di barat laut Moskow, meletakkan karangan bunga mawar merah dan anyelir di luar tempat tersebut.

Serangan ini adalah yang paling mematikan di Rusia sejak pengepungan sekolah di Beslan pada tahun 2004.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved