Berlatih Melawan S-300 Rusia, Israel Kirim Delegasi ke Ukraina

Rabu, 17 Oktober 2018 - 02:23 WIB
Berlatih Melawan S-300...
Berlatih Melawan S-300 Rusia, Israel Kirim Delegasi ke Ukraina
A A A
TEL AVIV - Israel dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mengirim delegasi militer rahasia ke Ukraina untuk berlatih melawan sistem pertahanan rudal S-300 buatan Rusia. Latihan itu dibutuhkan setelah Moskow memasok senjata pertahanan tersebut kepada rezim Suriah.

Pengiriman delegasi militer oleh kedua negara itu dilaporkan Hadashot TV, sebuah stasiun televisi berita Israel. Namun, kedua pemerintah menolak berkomentar terkait laporan pengiriman delegasi militer ke Ukraina.

Menurut laporan tersebut, pesawat jet tempur F-15 berlatih di Ukraina melawan S-300 sebagai bagian dari latihan internasional yang melibatkan pilot Israel. Belum jals apakah pilot Israel ikut menerbangkan F-15 atau hanya mengamati dari darat.

Sebagai negara pecahan Soviet, Ukraina memiliki senjata pertahanan S-300. Negara itu hingga kini masih berseteru dengan Rusia setelah Moskow menganeksasi Crimea yang memisahkan diri dari Ukraina pada tahun 2014.

Bagi militer Tel Aviv, latihan melawan S-300 buatan Rusia bukan sekali ini dijalani. Sejak 2007, militer negara mayoritas Yahudi itu dilaporkan mulai berlatih dalam latihan militer di Yunani.

Yunani, meski statusnya merupakan anggota NATO, telah membeli sistem pertahanan Rusia tersebut.

Tel Aviv sebelumnya mengklaim senjata pertahanan S-300 Moskow yang dikerahkan di Suriah dapat dilawan dengan pesawat jet tempur siluman F-35. Angkatan Udara Israel (IAF) telah mengoperasikan kembali jet-jet tempur F-35 setelah sebelumnya dikadangkan menyusul termuan kerusakan tabung bahan bakar pada F-35 AS.

Kerusakan tabung bakar itulah yang membuat jet tempur F-35 AS jatuh di South Carolina pada September lalu. Pilot pesawat berhasil terlontar keluar dan bisa diselamatkan.

Pengerahan sistem pertahanan S-300 oleh Moskow kepada rezim Suriah ini sebagai respons setelah pesawat mata-mata Moskow, Il-20, secara tak sengaja ditembak jatuh sistem rudal S-200 Suriah saat merespons serangan jet tempur F-16 di Latakia.

Sebanyak 15 tentara Rusia tewas dalam insiden 17 September 2018 lalu. Moskow menyalahkan militer Tel Aviv dalam insiden itu. Menurut militer Moskow, F-16 Israel telah menjadikan pesawat Il-20 sebagai perisai F-16.

Israel membantah temuan Rusia dan mengatakan bahwa jet-jet tempurnya sudah kembali di wilayah udara Israel ketika pesawat Il-20 Moskow jatuh.

Pada pertemuan dengan Knesset (parlemen) pada hari Senin lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memuji hubungan dengan Rusia.

Pihaknya mengklaim kontak langsung dan sering dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghadapi tantangan yang rumit dan sangat sulit di kawasan Timur Tengah. "Ini sangat penting untuk keamanan Israel," katanya, yang dilansir Times of Israel, Selasa (16/10/2018) malam.
(mas)
Berita Terkait
Spesifikasi Jet Tempur...
Spesifikasi Jet Tempur F-35 Israel yang dikandangkan
Giliran Israel Kandangkan...
Giliran Israel Kandangkan Jet Tempur Siluman F-35
4 Senjata Israel Pasokan...
4 Senjata Israel Pasokan Amerika Serikat, Termasuk Jet Tempur Siluman F-35
Jet Tempur AS dan Rusia...
Jet Tempur AS dan Rusia Kembali Konfrontasi, Kali Ini F-35 dan Su-35 Nyaris Tabrakan
Jet Tempur Su-35 Rusia...
Jet Tempur Su-35 Rusia Tantang F-16 Amerika Duel di Wilayah Udara Suriah
Turki, India dan China...
Turki, India dan China Berlomba, tapi Ini 3 Jet Tempur Generasi Kelima Terbaik di Dunia
Berita Terkini
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
11 menit yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
34 menit yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
2 jam yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
3 jam yang lalu
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
5 jam yang lalu
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
6 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved