Ayatollah Khamenei: Perang Gaza Ungkap Ketidakadilan Dunia!

Jum'at, 22 Maret 2024 - 10:56 WIB
loading...
Ayatollah Khamenei:...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebut perang Israel-Hamas di Jalur Gaza mengungkap meluasnya ketidakadilan di dunia. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan perang Israel-Hamas di Jalur Gaza telah mengungkap meluasnya ketidakadilan di dunia.

"Masyarakat beradab hanya diam dan memfasilitasi ketidakadilan ini," kata Khemenai dalam pidato di Teheran untuk memperingati Tahun Baru Iran.

“Dunia yang beradab tidak hanya berdiam diri mengenai Gaza, namun juga mengirimkan senjata ke [Israel],” lanjut dia.

Israel, lanjut Khamenei, terlibat dalam "rawa Gaza" dan tidak bisa menang di sana atau meninggalkan Jalur Gaza.

Baca Juga: Meta Lenyapkan Akun Facebook dan Instagram Khamenei, Iran Kesal

Menolak klaim Barat bahwa Iran mengendalikan faksi-faksi perlawanan di Palestina."Mereka berfungsi secara independen dan mengambil keputusan sendiri," paparnya.

“Lihatlah faksi perlawanan Hamas dan faksi perlawanan di Irak, Yaman dan Lebanon. Mereka mengungkapkan kemampuan mereka dan membingungkan Amerika,” katanya.

Dia menekankan bahwa Amerika Serikat telah mengambil keputusan terburuk mengenai Gaza. "Yang tidak dapat diterima di level dunia," ujarnya.

Standar Ganda Ukraina dan Gaza


Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak para pemimpin Uni Eropa untuk menunjukkan kepedulian yang sama terhadap warga sipil di Gaza seperti halnya di Ukraina.

Meskipun Uni Eropa telah menyalurkan puluhan miliar euro untuk memukul mundur pasukan Rusia di Ukraina, Uni Eropa kini bersiap untuk secara resmi meminta Israel untuk tidak menyerang kamp pengungsi di Gaza.

“Prinsip dasar hukum humaniter internasional adalah perlindungan warga sipil. Kita harus berpegang pada prinsip-prinsip di Ukraina seperti di Gaza yang tidak memiliki standar ganda,” kata Guterres kepada wartawan menjelang pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa di Brussels pada hari Kamis, seperti dikutip AFP, Jumat (22/3/2024).

Perdana Menteri Irlandia yang akan segera berakhir masa jabatannya, Leo Varadkar, menyinggung standar ganda yang sama dalam komentarnya kepada wartawan.

“Sejujurnya, respons terhadap krisis yang mengerikan di Palestina bukanlah saat terbaik bagi Eropa,” kata Varadkar.

“Saya pikir hal ini telah melemahkan upaya kami untuk membela Ukraina karena begitu banyak negara di kawasan selatan—yang juga dikenal sebagai sebagian besar negara di dunia—menafsirkan tindakan Eropa terkait Ukraina versus Palestina sebagai standar ganda. Saya pikir mereka ada benarnya," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved