Prancis Siap Perang, Abaikan Peringatan Putin soal Perang Dunia III
Rabu, 20 Maret 2024 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
"Pasukan Prancis siap,” kata Jenderal Schill kepada Le Monde.
"Apa pun perkembangan situasi internasional, Prancis dapat diyakinkan: tentara mereka akan merespons," lanjut dia, yang dikutip Russia Today, Rabu (20/3/2024).
Schill mengatakan Perancis mempunyai tanggung jawab internasional dan terikat oleh perjanjian pertahanan dengan negara-negara yang terkena ancaman besar, dan oleh karena itu pasukannya harus dilatih dan dapat dioperasikan dengan tentara sekutu.
"Pencegahan nuklir bukanlah jaminan universal karena tidak melindungi terhadap konflik yang akan tetap di bawah ambang batas kepentingan vital," paparnya.
Jenderal Schill mengatakan bahwa Angkatan Darat harus menunjukkan dirinya sebagai kekuatan yang kredibel melalui daya tanggap dalam hal proyeksi kekuatan dan kemampuan untuk melakukan operasi dengan cakupan yang lebih besar.
Jenderal tersebut mengatakan bahwa Prancis saat ini memiliki kapasitas untuk melakukan divisi sekitar 20.000 personel dalam waktu 30 hari dan memiliki kemampuan untuk memimpin korps tentara hingga 60.000 personel yang mencakup divisi sekutu.
"Apa pun perkembangan situasi internasional, Prancis dapat diyakinkan: tentara mereka akan merespons," lanjut dia, yang dikutip Russia Today, Rabu (20/3/2024).
Schill mengatakan Perancis mempunyai tanggung jawab internasional dan terikat oleh perjanjian pertahanan dengan negara-negara yang terkena ancaman besar, dan oleh karena itu pasukannya harus dilatih dan dapat dioperasikan dengan tentara sekutu.
"Pencegahan nuklir bukanlah jaminan universal karena tidak melindungi terhadap konflik yang akan tetap di bawah ambang batas kepentingan vital," paparnya.
Jenderal Schill mengatakan bahwa Angkatan Darat harus menunjukkan dirinya sebagai kekuatan yang kredibel melalui daya tanggap dalam hal proyeksi kekuatan dan kemampuan untuk melakukan operasi dengan cakupan yang lebih besar.
Jenderal tersebut mengatakan bahwa Prancis saat ini memiliki kapasitas untuk melakukan divisi sekitar 20.000 personel dalam waktu 30 hari dan memiliki kemampuan untuk memimpin korps tentara hingga 60.000 personel yang mencakup divisi sekutu.
Lihat Juga :