Suku-suku Terkemuka di Gaza Tolak Bantu Israel soal Distribusi Bantuan

Sabtu, 16 Maret 2024 - 12:30 WIB
loading...
Suku-suku Terkemuka...
Bantuan dijatuhkan melalui udara di atas Rafah di Jalur Gaza selatan, 27 Februari 2024. Foto/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
A A A
GAZA - Suku-suku terkemuka di Gaza mengatakan pada Rabu (13/3/2024) bahwa mereka menolak kerja sama apa pun dengan Israel mengenai distribusi bantuan.

Keputusan tersebut diambil setelah pemberitaan di media Israel menyatakan rencana Israel membagi wilayah di Gaza menjadi wilayah yang diperintah suku-suku, yang akan memikul tanggung jawab untuk mendistribusikan bantuan di sana.

Menurut media lokal, suku-suku tersebut berbicara atas nama keluarga-keluarga di Gaza, yang mengatakan mereka bersedia bekerja sama dalam pendistribusian bantuan dengan syarat dilakukan bekerja sama dengan dinas keamanan dan pejabat pemerintah di Gaza.

Menurut sumber yang berbicara kepada Al Jazeera Arab, pejabat dari Badan Pengungsi dan Pekerjaan PBB (Unrwa) dan pejabat polisi di Gaza akan bertemu pada Sabtu untuk menyepakati pengiriman bantuan.

Berbicara kepada Shehab News, ketua Komisi Tertinggi Urusan Keluarga, Abu Salman al-Mughni, mengatakan, “Posisi mereka adalah satu dan konstan, dan tidak akan berubah”.

“Semua suku, dan saya berbicara atas nama mereka semua, tidak bisa menerima menjadi alternatif bagi pemerintah. Kami tidak bisa menggantikan orang-orang yang kami pilih untuk mewakili kami,” papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved