5 Fakta Abdullah II, Raja Yordania yang Diyakini sebagai Keturunan Nabi Muhammad
Kamis, 14 Maret 2024 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Setelah itu, Raja Abdullah II juga diketahui sempat berkuliah di Universitas Oxford pada 1984. Ia menjalani kursus Studi Khusus selama satu tahun di bidang Politik Internasional dan Urusan Dunia.
Kemudian, ia juga pernah menimba ilmu di School of Foreign Service di Georgetown University, Washington sekitar 1987. Abdullah II mengambil studi dan penelitian lanjutan terkait Hubungan Internasional di bawah Program Master of Science in Foreign Service.
Sebelum itu, Raja Abdullah II diketahui sempat masuk Royal Military Academy Sandhurst di Inggris. Ia menerima pendidikan militer di tempat tersebut sekitar tahun 1980.
Pada 1991, Abdullah II telah menjadi perwakilan Korps Lapis Baja di Kantor Inspektur Jenderal Angkatan Bersenjata Yordania-Tentara Arab. Tak lama berselang, ia juga dipromosikan menjadi Letnan Kolonel dan mengambil alih kepemimpinan Brigade Lapis Baja ke-40.
Seiring waktu, kiprahnya di militer semakin moncer. Tercatat, ia pernah menjadi Asisten Panglima Pasukan Khusus Kerajaan Yordania hingga melakukan restrukturisasi pada unit tersebut pada 1996.
Kemudian, ia juga pernah menimba ilmu di School of Foreign Service di Georgetown University, Washington sekitar 1987. Abdullah II mengambil studi dan penelitian lanjutan terkait Hubungan Internasional di bawah Program Master of Science in Foreign Service.
Sebelum itu, Raja Abdullah II diketahui sempat masuk Royal Military Academy Sandhurst di Inggris. Ia menerima pendidikan militer di tempat tersebut sekitar tahun 1980.
3. Pernah Dinas Militer
Pasca menuntaskan pendidikan di luar negeri, Abdullah II melanjutkan jalur militernya. Mengawalinya dari bawah, segera kariernya terus berkembang secara perlahan.Pada 1991, Abdullah II telah menjadi perwakilan Korps Lapis Baja di Kantor Inspektur Jenderal Angkatan Bersenjata Yordania-Tentara Arab. Tak lama berselang, ia juga dipromosikan menjadi Letnan Kolonel dan mengambil alih kepemimpinan Brigade Lapis Baja ke-40.
Seiring waktu, kiprahnya di militer semakin moncer. Tercatat, ia pernah menjadi Asisten Panglima Pasukan Khusus Kerajaan Yordania hingga melakukan restrukturisasi pada unit tersebut pada 1996.
Lihat Juga :