Siapa Islam Alijaj? Politikus Penderita Cerebral Palsy yang Ingin Menciptakan Sejarah di Swiss

Kamis, 14 Maret 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Asistennya Gloria Fischer mengulangi semua yang dia katakan kata demi kata, sebagai orang pertama, dengan keras dan jelas. Alijaj memilih kata-katanya dengan bijak dan tahu cara menggunakan trik retoris.

Alijaj mungkin ada benarnya ketika dia mengatakan bahwa memilih seorang Muslim dengan nama depan Islam bukanlah suatu pilihan di negara yang memiliki larangan pembangunan menara. Namun proyek besar yang ada di hatinya adalah “menghilangkan” hambatan akses bagi penyandang disabilitas.

Inisiatif inklusi yang diluncurkan pada April 2023 merupakan langkah tepat. Perjanjian ini tidak menyerukan perlindungan terhadap diskriminasi, namun menyerukan kesetaraan sejati bagi penyandang disabilitas, seperti menghilangkan hambatan sehingga mereka dapat dengan bebas memilih tempat tinggal dan bekerja. Alijaj mengatakan inisiatif itu adalah idenya. Dia duduk di komite inisiatif, yang menyatukan politisi sayap kiri dan kanan.

5. Berkembang dari Keluarga Biasa Saja

Salah satu politisi di komite tersebut adalah Rémy Wyssmann dari Partai Rakyat Swiss yang berhaluan sayap kanan. Dia memuji Alijaj, seorang Sosial Demokrat, karena menepati janjinya, menangani “pajak titipan dan uang sumbangan” dengan hati-hati dan menjadi salah satu dari sedikit “politisi dari spektrum sayap kiri atau pro-pemerintah” yang memahami keprihatinan perusahaan kecil.

Wyssmann mengaitkan hal ini dengan latar belakang Alijaj. Keluarganya menjalankan bisnis kebersihan yang mempekerjakan sekitar 30 orang.

“Dia tidak takut untuk menjangkau orang lain,” kata Wyssmann. “Dia membumi, lugas dan tidak terlalu memikirkan awan.”

Alijaj mungkin seorang Sosial Demokrat, tetapi saudara-saudaranya mendukung sayap kanan-tengah Radikal-Liberal. Dia mengatakan bahwa di parlemen dan di luarnya, dia bisa bekerja dengan baik dengan politisi sayap kanan-tengah, dan bahkan dengan anggota Partai Rakyat.

Namun selama revisi skema asuransi kecacatan 20 tahun yang lalu, kampanye Partai Rakyat “menghancurkan segalanya” ketika mereka menciptakan frase “cacat palsu”. “Jika lebih banyak penyandang disabilitas yang aktif secara politik, kampanye seperti itu tidak akan mungkin terjadi,” katanya. Retorika seperti itu tidak mungkin terjadi jika politisi harus menatap langsung penyandang disabilitas.

“Selama perdebatan mengenai inisiatif inklusi, anggota Partai Rakyat Swiss tidak akan pernah mengatakan secara langsung bahwa kita adalah beban keuangan, seperti dulu,” katanya. “Ini tidak akan pernah terjadi.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Di Negara Paling Damai...
Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved