9.000 Perempuan Dibunuh Israel Sejak Perang, 63 Wanita Tewas Tiap Hari
Sabtu, 09 Maret 2024 - 22:30 WIB
loading...
Warga Palestina yang terluka dalam serangan Israel dibawa ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, di Deir Al Balah, Gaza, pada 8 Maret 2024. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A
A
A
GAZA - Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan pada Jumat (8/3/2024) bahwa 63 perempuan di Jalur Gaza terbunuh setiap hari akibat agresi berkelanjutan Israel.
Sebagian besar dari mereka yang terbunuh adalah ibu. UNRWA memposting di X pada Hari Perempuan Internasional pada tanggal 8 Maret, “Pada #InternationalWomensDay (#HariPerempuanInternasional), perempuan di #Gaza terus menanggung akibat dari perang brutal ini. Setidaknya 9.000 perempuan telah terbunuh, dan lebih banyak lagi yang tertimbun reruntuhan.”
Lembaga PBB itu menambahkan, “Rata-rata, 63 perempuan terbunuh di #Gaza setiap hari, 37 di antaranya adalah ibu yang meninggalkan keluarga mereka.”
Sebelumnya, kantor media pemerintah di Jalur Gaza berduka atas 8.900 perempuan yang dikatakan “dibunuh dengan darah dingin,” sementara perempuan lainnya hidup dalam kondisi penghinaan yang dilakukan Israel.
Jumlah korban tewas akibat agresi rezim kolonial Israel terhadap Jalur Gaza meningkat menjadi 30.878 martir, sementara 72.402 orang terluka sejauh ini, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Sebagian besar dari mereka yang terbunuh adalah ibu. UNRWA memposting di X pada Hari Perempuan Internasional pada tanggal 8 Maret, “Pada #InternationalWomensDay (#HariPerempuanInternasional), perempuan di #Gaza terus menanggung akibat dari perang brutal ini. Setidaknya 9.000 perempuan telah terbunuh, dan lebih banyak lagi yang tertimbun reruntuhan.”
Lembaga PBB itu menambahkan, “Rata-rata, 63 perempuan terbunuh di #Gaza setiap hari, 37 di antaranya adalah ibu yang meninggalkan keluarga mereka.”
Sebelumnya, kantor media pemerintah di Jalur Gaza berduka atas 8.900 perempuan yang dikatakan “dibunuh dengan darah dingin,” sementara perempuan lainnya hidup dalam kondisi penghinaan yang dilakukan Israel.
Jumlah korban tewas akibat agresi rezim kolonial Israel terhadap Jalur Gaza meningkat menjadi 30.878 martir, sementara 72.402 orang terluka sejauh ini, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Lihat Juga :