Al-Quds Ungkap Kemunafikan AS Jatuhkan Bantuan Makanan Sekaligus Bom Lewat Israel di Gaza
Sabtu, 09 Maret 2024 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Al-Quds menekankan, “Cukuplah mengejek orang-orang merdeka di dunia dan rakyat kita di Palestina yang terluka. Drama ini menjadi konyol, permasalahan Anda menjadi skandal, dan peran para pejuang dalam mengabdi dan membela Pendudukan menjadi jelas baik bagi tua maupun muda di Palestina dan di seluruh dunia.”
“Cukuplah mengabaikan dan meremehkan seluruh dunia, karena menjatuhkan bom dan menjatuhkan makanan tidak bisa berjalan beriringan,” papar Al-Quds.
Menurut Al-Quds, mereka yang ingin menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang miskin yang sedang menunggu untuk memuaskan rasa lapar mereka, dan rasa lapar anak-anak mereka, pertama-tama harus berhenti membunuh mereka dengan kata-kata dan tindakan mereka.
“Kematian demi makanan adalah persamaan yang tidak akan diterima oleh siapa pun, dan tidak akan ada yang yakin akan hal tersebut, terlepas dari seberapa banyak orang mencoba menutupi dan menyempurnakannya,” ungkap Al-Quds.
“Kenyataan yang dingin, keras, dan mengejutkan adalah bahwa kemanusiaan yang bersifat parsial tidak dapat ditoleransi. Hanya kemanusiaan yang penuh tindakan, kejujuran, dan kredibilitas yang bisa melakukannya. Apakah mereka menerima pesan tersebut? Kami akan menunggu dan melihat,” pungkas Al-Quds.
“Cukuplah mengabaikan dan meremehkan seluruh dunia, karena menjatuhkan bom dan menjatuhkan makanan tidak bisa berjalan beriringan,” papar Al-Quds.
Menurut Al-Quds, mereka yang ingin menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang miskin yang sedang menunggu untuk memuaskan rasa lapar mereka, dan rasa lapar anak-anak mereka, pertama-tama harus berhenti membunuh mereka dengan kata-kata dan tindakan mereka.
“Kematian demi makanan adalah persamaan yang tidak akan diterima oleh siapa pun, dan tidak akan ada yang yakin akan hal tersebut, terlepas dari seberapa banyak orang mencoba menutupi dan menyempurnakannya,” ungkap Al-Quds.
“Kenyataan yang dingin, keras, dan mengejutkan adalah bahwa kemanusiaan yang bersifat parsial tidak dapat ditoleransi. Hanya kemanusiaan yang penuh tindakan, kejujuran, dan kredibilitas yang bisa melakukannya. Apakah mereka menerima pesan tersebut? Kami akan menunggu dan melihat,” pungkas Al-Quds.
(sya)
Lihat Juga :