Putin: AS Tak Mampu Jadi Satu-satunya Negara Adidaya
Kamis, 07 Maret 2024 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
Perluasan aliansi BRICS dipandang oleh banyak ekonom sebagai tanda berakhirnya hegemoni AS di kancah internasional.
“Meningkatnya minat terhadap alternatif terhadap tatanan internasional yang ada merupakan hal yang penting—dan menandai kegagalan kepemimpinan AS,” tulis outlet berita bisnis dan keuangan Bloomberg tahun lalu.
Putin memprediksi, PDB gabungan negara-negara BRICS telah melampaui PDB G7, dan akan terus tumbuh.
BRICS, yang sebelumnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, bertambah besar pada bulan Januari ini dengan masuknya Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir dan Uni Emirat Arab.
Pada tahun lalu, anggota kelompok tersebut tidak lagi menggunakan dolar dan euro dalam penyelesaian internal, melainkan beralih ke penggunaan mata uang nasional. Sanksi Barat terkait konflik Rusia-Ukraina telah memaksa Moskow untuk menjauh dari mata uang Barat dan sistem SWIFT dan mengembangkan lebih lanjut sistem pembayaran MIR miliknya sendiri.
“Meningkatnya minat terhadap alternatif terhadap tatanan internasional yang ada merupakan hal yang penting—dan menandai kegagalan kepemimpinan AS,” tulis outlet berita bisnis dan keuangan Bloomberg tahun lalu.
Putin memprediksi, PDB gabungan negara-negara BRICS telah melampaui PDB G7, dan akan terus tumbuh.
BRICS, yang sebelumnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, bertambah besar pada bulan Januari ini dengan masuknya Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir dan Uni Emirat Arab.
Pada tahun lalu, anggota kelompok tersebut tidak lagi menggunakan dolar dan euro dalam penyelesaian internal, melainkan beralih ke penggunaan mata uang nasional. Sanksi Barat terkait konflik Rusia-Ukraina telah memaksa Moskow untuk menjauh dari mata uang Barat dan sistem SWIFT dan mengembangkan lebih lanjut sistem pembayaran MIR miliknya sendiri.
(mas)
Lihat Juga :