PBB : 1 Juta Muslim Uighur Ditahan di Kamp Politik China

Minggu, 02 September 2018 - 05:32 WIB
PBB : 1 Juta Muslim...
PBB : 1 Juta Muslim Uighur Ditahan di Kamp Politik China
A A A
JENEWA - Sebuah komite pengawas PBB menuduh China kemungkinan menahan lebih dari satu juta warga Uighur dan minoritas Muslim lainnya di kamp-kapm pendidikan politik di wilayah Xinjian Barat.

Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial telah mempublikasikan penemuannya di China dan negara lain yang diperiksa selama sesi terakhir antara 6 dan 30 Agustus.

18 ahli independen yang membentuk komite mengatakan mereka telah menerima banyak laporan yang dapat dipercaya tentang penyiksaan dan perlakuan buruk yang meluas di China.

Anggota komite Nicolas Marugan mengatakan mereka yang menjadi sasaran perlakuan kejam termasuk orang-orang Uighur, Tibet, dan etnis minoritas lainnya serta pengunjuk rasa politik dan pembela hak asasi manusia.

“Komite itu khawatir dengan berbagai laporan tentang penahanan sejumlah besar etnis Uighur dan minoritas Muslim lainnya yang ditahan tanpa komunikasi dan seringkali untuk waktu yang lama tanpa didakwa atau diadili dengan dalih melawan terorisme dan ekstremisme agama," ujarnya.

"Komite menyesalkan bahwa tidak ada data resmi tentang berapa banyak orang yang berada dalam tahanan jangka panjang,” imbuh Marugan seperti dikutip dari VOA, Minggu (2/9/2018).

Komite melaporkan banyak orang dipaksa untuk menghabiskan berbagai periode waktu di kamp-kamp pendidikan ulang. Dikatakan bahkan ekspresi yang tidak mengancam dari budaya etno-agama Muslim seperti ucapan salam setiap hari sudah cukup untuk membuat orang dipenjara. Komite memperkirakan jumlah orang yang ditahan di kamp-kamp rahasia ini berjalan dari puluhan ribu hingga satu juta.

Komite juga menimbulkan kekhawatiran tentang laporan pengawasan massa, secara tidak proporsional menargetkan etnis Uighur, dan orang Uighur di luar negeri yang telah dikembalikan ke China tanpa izin.

China membantah tuduhan-tuduhan ini, dengan mengatakan mereka tidak memiliki dasar fakta. China berpendapat bahwa kaum Uighur menikmati hak penuh, meskipun mengakui bahwa beberapa ekstremis agama ditahan untuk apa yang disebut pendidikan ulang.
(ian)
Berita Terkait
China Serukan Perubahan...
China Serukan Perubahan Dewan Keamanan PBB
Rusia dan China Tolak...
Rusia dan China Tolak Resolusi PBB Soal Selat Hormuz
Utusan PBB Sambangi...
Utusan PBB Sambangi Xinjiang di Bawah Pengawasan China
Kepala HAM PBB Akan...
Kepala HAM PBB Akan Tindaklanjuti Masalah Xinjiang dengan China
China Kecam Penangguhan...
China Kecam Penangguhan Rusia dari Dewan HAM PBB
Paradoks Sistem PBB...
Paradoks Sistem PBB dan Eksistensi Taiwan
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
1 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
3 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
4 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
5 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
6 jam yang lalu
Infografis
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah...
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah? Cek di Sini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved