Instagram dan Facebook Down serta Kabel Internet Laut Merah Dipotong Terkait Gaza?
Rabu, 06 Maret 2024 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Situs berita Israel Globes menuduh Houthi telah merusak empat kabel komunikasi di Laut Merah antara Jeddah dan Djibouti, dan perbaikannya mungkin memakan waktu setidaknya delapan pekan.
Kelompok Houthi menyatakan pada Februari bahwa mereka siap terlibat dalam konflik berkepanjangan dengan koalisi Barat yang dipimpin Amerika Serikat (AS), bahkan dalam skenario di mana perang Israel di Gaza akan berlangsung selama bertahun-tahun.
Houthi adalah salah satu kelompok Perlawanan Arab pertama yang berdiri dalam solidaritas dengan Gaza, di tengah perang genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap Jalur Gaza.
Kelompok tersebut menegaskan mereka tidak berniat menargetkan kapal lain selain kapal yang menuju Israel, dan menyatakan mereka hanya akan berhenti ketika Israel mengakhiri perang brutalnya di Gaza.
Washington menjawabnya dengan membentuk koalisi perang, yang diberi nama Operation Prosperity Guardian, dan mulai melancarkan serangan terhadap sasaran-sasaran di Yaman, menewaskan dan melukai banyak orang.
Meski saat ini masih diadili di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina, Israel terus melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 30.631 warga Palestina telah dibunuh, dan 72.042 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai tanggal 7 Oktober.
Kelompok Houthi menyatakan pada Februari bahwa mereka siap terlibat dalam konflik berkepanjangan dengan koalisi Barat yang dipimpin Amerika Serikat (AS), bahkan dalam skenario di mana perang Israel di Gaza akan berlangsung selama bertahun-tahun.
Houthi adalah salah satu kelompok Perlawanan Arab pertama yang berdiri dalam solidaritas dengan Gaza, di tengah perang genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap Jalur Gaza.
Kelompok tersebut menegaskan mereka tidak berniat menargetkan kapal lain selain kapal yang menuju Israel, dan menyatakan mereka hanya akan berhenti ketika Israel mengakhiri perang brutalnya di Gaza.
Washington menjawabnya dengan membentuk koalisi perang, yang diberi nama Operation Prosperity Guardian, dan mulai melancarkan serangan terhadap sasaran-sasaran di Yaman, menewaskan dan melukai banyak orang.
Genosida Gaza
Meski saat ini masih diadili di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina, Israel terus melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 30.631 warga Palestina telah dibunuh, dan 72.042 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai tanggal 7 Oktober.
Lihat Juga :