Uni Eropa kepada Zelensky: Senjata Kami untuk Ukraina Tidak Gratis!
Selasa, 05 Maret 2024 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
“Saya berkata: ‘menyediakan’ dan bukan ‘memberi secara gratis’,” kata Breton kepada France Info, Senin, yang dilansir RT, Selasa (5/3/2024).
Breton mengatakan Uni Eropa memperkirakan Ukraina akan membayar setidaknya sebagian dari pasokan tersebut.
Menurutnya, rencana yang dikembangkan oleh Uni Eropa mencakup tiga jalan utama bagi Kyiv untuk menerima peluru artileri.
Yang pertama memang melibatkan sumbangan. "Dan Uni Eropa telah memberikan 300.000 butir peluru secara gratis kepada Ukraina," katanya, seraya menambahkan bahwa pada bulan Maret jumlah tersebut akan bertambah menjadi 550.000 butir.
Jalur kedua mengharuskan pemerintah Ukraina membeli amunisi langsung dari perusahaan pertahanan Uni Eropa. Breton mengatakan Kyiv telah membeli sekitar 350.000 peluru artileri dari produsen sejak janji tersebut dibuat.
Bersama dengan sumbangan Uni Eropa, pembelian tersebut akan menjadikan jumlah total peluru artileri yang akan dipasok oleh blok tersebut ke Ukraina pada akhir Maret menjadi sekitar 900.000.
"Jika mereka masih menginginkan lebih, Kyiv dapat terus membeli langsung dari industri kami,” kata Breton.
Breton mengatakan Uni Eropa memperkirakan Ukraina akan membayar setidaknya sebagian dari pasokan tersebut.
Menurutnya, rencana yang dikembangkan oleh Uni Eropa mencakup tiga jalan utama bagi Kyiv untuk menerima peluru artileri.
Yang pertama memang melibatkan sumbangan. "Dan Uni Eropa telah memberikan 300.000 butir peluru secara gratis kepada Ukraina," katanya, seraya menambahkan bahwa pada bulan Maret jumlah tersebut akan bertambah menjadi 550.000 butir.
Jalur kedua mengharuskan pemerintah Ukraina membeli amunisi langsung dari perusahaan pertahanan Uni Eropa. Breton mengatakan Kyiv telah membeli sekitar 350.000 peluru artileri dari produsen sejak janji tersebut dibuat.
Bersama dengan sumbangan Uni Eropa, pembelian tersebut akan menjadikan jumlah total peluru artileri yang akan dipasok oleh blok tersebut ke Ukraina pada akhir Maret menjadi sekitar 900.000.
"Jika mereka masih menginginkan lebih, Kyiv dapat terus membeli langsung dari industri kami,” kata Breton.
Lihat Juga :