Kim Jong-un Cabut Lockdown, Tolak Bantuan Banjir dan Virus
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Media Pyongyang mengatakan bahwa pasien yang dicurigai adalah seorang warga Korut yang sebelumnya melarikan diri ke Korsel sebelum kembali ke Kaesong. Tetapi otoritas kesehatan Korsel mengatakan pria berusia 24 tahun itu belum dites positif di Korsel dan tidak pernah melakukan kontak dengan pembawa virus. (Baca: Mengaku Tak Ada Kasus Covid-19, Tapi Kota di Korut Berstatus Ultra Darurat )
Korut kemudian mengatakan hasil tes orang tersebut tidak meyakinkan dan masih menyatakan bebas virus, status yang secara luas diragukan oleh pihak luar. (Baca: WHO Ragukan Hasil Tes Covid-19 Korea Utara )
Memasuki tahun terakhir dari rencana pembangunan nasional lima tahun yang ambisius, Kim Jong-un pada bulan Desember menyatakan "terobosan frontal" terhadap sanksi internasional sambil mendesak bangsanya untuk tetap tangguh dalam perjuangan untuk kemandirian ekonomi.
Tetapi para ahli mengatakan krisis Covid-19 kemungkinan menggagalkan beberapa tujuan ekonomi utama Kim Jong-un dengan memaksa negara itu melakukan lockdown yang menutup perbatasan dengan China - sekutu utama serta garis hidup ekonomi Korut - dan berpotensi menghambat kemampuannya untuk memobilisasi orang untuk tenaga kerja.
Korut kemudian mengatakan hasil tes orang tersebut tidak meyakinkan dan masih menyatakan bebas virus, status yang secara luas diragukan oleh pihak luar. (Baca: WHO Ragukan Hasil Tes Covid-19 Korea Utara )
Memasuki tahun terakhir dari rencana pembangunan nasional lima tahun yang ambisius, Kim Jong-un pada bulan Desember menyatakan "terobosan frontal" terhadap sanksi internasional sambil mendesak bangsanya untuk tetap tangguh dalam perjuangan untuk kemandirian ekonomi.
Tetapi para ahli mengatakan krisis Covid-19 kemungkinan menggagalkan beberapa tujuan ekonomi utama Kim Jong-un dengan memaksa negara itu melakukan lockdown yang menutup perbatasan dengan China - sekutu utama serta garis hidup ekonomi Korut - dan berpotensi menghambat kemampuannya untuk memobilisasi orang untuk tenaga kerja.
(ber)
Lihat Juga :