Ketegangan dengan Turki Meningkat, Militer Yunani Siaga Tingkat Tinggi
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 08:09 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian angkatan bersenjata Prancis mengonfirmasi bahwa pihaknya akan mengirim dua jet tempur Rafale dan satu fregat angkatan laut ke Mediterania timur setelah Macron menyuarakan keprihatinan besar atas situasi itu dalam panggilan telepon dengan Mitsotakis pada hari sebelumnya.
"Prospek Turki harus berhenti untuk memungkinkan dialog damai antara anggota NATO yang bertetangga," Macron mentweet dalam pernyataan yang kuat, menggambarkan situasi sebagai "menyibukkan" dan menyalahkan keputusan sepihak Turki untuk ketegangan yang meningkat.
"Prancis akan memperkuat sementara kehadiran militernya, untuk memantau situasi di kawasan dan menandai tekadnya untuk menegakkan hukum internasional," katanya.
(Baca: Turki Keluarkan Lisensi Eksplorasi Mediterania, Macron Ancam Kerahkan Militer )
Bulan lalu Macron menyerukan sanksi Uni Eropa terhadap Turki atas apa yang dia gambarkan sebagai "pelanggaran" kedaulatan Yunani dan Siprus atas perairan teritorial mereka.
Dalam langkah tiba-tiba, angkatan laut Turki mengeluarkan penasehat navigasi, atau Navtex, pada Senin pagi yang menyatakan Oruç Reis akan melakukan pencarian eksplorasi di daerah yang disengketakan hingga 23 Agustus. Komunike itu datang ketika negara itu juga meluncurkan latihan angkatan laut di wilayah tersebut.
"Prospek Turki harus berhenti untuk memungkinkan dialog damai antara anggota NATO yang bertetangga," Macron mentweet dalam pernyataan yang kuat, menggambarkan situasi sebagai "menyibukkan" dan menyalahkan keputusan sepihak Turki untuk ketegangan yang meningkat.
"Prancis akan memperkuat sementara kehadiran militernya, untuk memantau situasi di kawasan dan menandai tekadnya untuk menegakkan hukum internasional," katanya.
(Baca: Turki Keluarkan Lisensi Eksplorasi Mediterania, Macron Ancam Kerahkan Militer )
Bulan lalu Macron menyerukan sanksi Uni Eropa terhadap Turki atas apa yang dia gambarkan sebagai "pelanggaran" kedaulatan Yunani dan Siprus atas perairan teritorial mereka.
Dalam langkah tiba-tiba, angkatan laut Turki mengeluarkan penasehat navigasi, atau Navtex, pada Senin pagi yang menyatakan Oruç Reis akan melakukan pencarian eksplorasi di daerah yang disengketakan hingga 23 Agustus. Komunike itu datang ketika negara itu juga meluncurkan latihan angkatan laut di wilayah tersebut.
Lihat Juga :