5 Arah Politik Muslim Amerika pada Pemilu Presiden 2024

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:30 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Tentara AS Bakar Diri sebagai Protes Genosida di Gaza, Ini Respons Hamas

4. Menjadi Anggota Partai Republik dan Memilih Trump

5 Arah Politik Muslim Amerika pada Pemilu Presiden 2024

Foto/Reuters

Lexis Zeidan dari Listen to Michigan, sebuah kelompok yang telah mengorganisir seruan untuk menarik ribuan pemilih Michigan yang “tidak berkomitmen”, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa upaya tersebut adalah “untuk memberi tahu Presiden Biden” setelah protes gagal mengubah keadaan. Sikap Gedung Putih terhadap Gaza.

“Anda tidak dapat mempersenjatai seluruh anggapan bahwa karena Anda bukan anggota Partai Republik, maka Anda adalah partai yang lebih baik, terutama ketika Anda membantu genosida dan terlebih lagi ketika Anda mengambil pajak yang dapat diinvestasikan kembali pada komunitas-komunitas yang menjadi anggota Partai Republik,” kata Zeidan, seorang Kristen Palestina yang berjanji tidak akan memilih Biden pada bulan November.

Kelompok ini menargetkan setidaknya 10.000 orang untuk memilih tanpa komitmen dalam pemilihan pendahuluan, jumlah suara yang sama yang membantu Trump memenangkan Michigan pada pemilu tahun 2016, atas Hillary Clinton.

“Bagi kami, setidaknya, itulah margin suara yang dapat kami tunjukkan bahwa kami mampu membawa Michigan ke arah mana pun,” katanya.

Sekitar 30 pemimpin negara bagian terpilih di Michigan telah bergabung dengan gerakan ini, termasuk Rashida Tlaib, satu-satunya orang Amerika keturunan Palestina di Kongres AS.

5. Memberikan Suar Tanpa Komitmen

5 Arah Politik Muslim Amerika pada Pemilu Presiden 2024

Foto/Reuters

Wali Kota Dearborn, Abdullah Hammoud, dalam opini New York Times menegaskan bahwa dia akan memberikan suara ‘tanpa komitmen’ dalam pemilihan pendahuluan, dengan mengatakan bahwa dengan melakukan hal tersebut, dia memilih “harapan bahwa Biden akan mendengarkan”.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Rekomendasi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved