Erdogan: Turki Akan Balas ‘Harga Tinggi’ Setiap Serangan pada Kapal

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 04:04 WIB
loading...
Erdogan: Turki Akan...
Presiden Turki Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan menyatakan setiap serangan pada kapal eksplorasi Turki di perairan Mediterania akan mendapatkan “harga tinggi”.

Dia menegaskan bahwa Turki telah bertindak pada peringatan itu. Ketegangan di Mediterania timur meningkat pekan ini setelah Turki mengirim satu kapal survei ke wilayah itu, dikawal beberapa kapal perang.

Langkah ini oleh Yunani dianggap ilegal. “Kami katakan bahwa jika Anda menyerang Oruc Reis kami maka Anda akan membayar harga mahal, dan mereka mendapat jawaban pertama mereka hari ini,” ungkap Erdogan di Ankara tanpa memberikan rincian.

Oruc Reis dikawal kapal perang untuk menyurvei perairan antara Crete dan Siprus.

Sebagai respon, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan pihaknya akan meningkatkan kehadiran militer di wilayah dan mendesak Turki menghentikan eksplorasinya. (Baca Juga: Tua-tua Keladi, Mahathir Mohamad Bentuk Parti Pejuang Tanah Air)

Pasukan Prancis dan Yunani telah menggelar pelatihan militer di Crete pada Kamis (13/8). (Baca Infografis: Kamala Harris Dipilih Joe Biden Menjadi Cawapres AS)

Uni Eropa (UE) telah menerapkan sanksi pada dua eksekutif energi Turki terkait operasi di Mediterania timur. Para menteri luar negeri UE akan membahas situasi itu hari ini. (Lihat Video: Ambulans Patah As, Ibu Mau Melahirkan Dievakuasi Mobil Patroli)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved