Hizbullah Tembak Drone Israel, Jet Tempur Zionis Langsung Serbu Lebanon

Senin, 26 Februari 2024 - 21:40 WIB
loading...
Hizbullah Tembak Drone...
Hizbullah mampu menjatuhkan drone Israel. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Pesawat tempur Israel menyerang Lembah Bekaa dan menewaskan sedikitnya dua anggota Hizbullah dalam serangan terdalamnya ke wilayah Lebanon sejak permusuhan meletus dengan kelompok yang didukung Iran pada Oktober lalu.

Tentara Israel mengatakan jet tempurnya telah menyerang pertahanan udara Hizbullah di Lembah Bekaa sebagai tanggapan atas jatuhnya pesawat tak berawak Israel, yang menurut kelompok Lebanon ditembak jatuh dengan rudal.

Insiden-insiden tersebut menandai peningkatan permusuhan yang terjadi bersamaan dengan konflik di Gaza, meningkatkan risiko eskalasi lebih lanjut antara musuh bersenjata berat yang terakhir kali berperang pada tahun 2006.

Serangan Israel menghantam wilayah dekat perbatasan Suriah yang merupakan kubu politik Hizbullah, sekitar 18 km (11 mil) dari kota Baalbek, yang terkenal dengan reruntuhan kunonya.

Sumber tersebut mengatakan Israel telah melakukan serangan serentak di wilayah tersebut. Sumber keamanan Lebanon dan sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan dua anggota Hizbullah telah terbunuh.

Stasiun televisi Lebanon Al-Jadeed menyiarkan gambar kepulan asap yang membubung dari daerah tersebut.

Politisi Hizbullah Hassan Fadlallah mengatakan Israel telah memperluas serangannya dengan menyerang Baalbek dan daerah lain, dan berusaha memberikan “kompensasi” atas jatuhnya pesawat tak berawaknya.

“Agresinya terhadap Baalbek atau daerah lain tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan,” katanya dalam pidato yang disiarkan televisi pada pemakaman seorang pejuang Hizbullah yang tewas dalam beberapa hari terakhir.

Serangan udara Israel juga menghantam sebuah mobil di Lebanon selatan, lapor TV al-Manar milik Hizbullah. Sumber keamanan di Lebanon mengatakan setidaknya satu orang tewas.

Militer Israel mengatakan akan terus beroperasi untuk membela Negara Israel dari ancaman organisasi teroris Hizbullah, termasuk dalam operasi udara di atas wilayah Lebanon.

Hizbullah telah melancarkan kampanye serangan terhadap sasaran-sasaran di perbatasan dengan Israel sejak serangan 7 Oktober dari Jalur Gaza oleh sekutunya di Palestina, Hamas. Hizbullah menggambarkannya sebagai upaya untuk mendukung warga Palestina di bawah serangan Israel di Gaza.

Permusuhan sebagian besar terjadi di daerah dekat perbatasan Lebanon-Israel, namun pekan lalu meluas ketika Israel menyerang daerah di selatan kota pesisir Sidon.

Baca Juga: Siapa Mohammad Shtayyeh? PM Palestina yang Mundur karena Genosida dan Persaingan Hamas-Fatah

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengindikasikan pada hari Minggu bahwa Israel berencana untuk meningkatkan serangan terhadap Hizbullah jika terjadi kemungkinan gencatan senjata dalam konflik Gaza.

“Jika jeda sementara tercapai di Gaza, kami akan meningkatkan tembakan di utara secara terpisah, dan akan terus berlanjut sampai Hizbullah [dari perbatasan] ditarik sepenuhnya dan kembalinya warga Israel ke rumah mereka,” katanya.

Kekerasan tersebut telah menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi di kedua sisi perbatasan.

Hizbullah mengatakan sebelumnya pada hari Senin bahwa mereka telah menembak jatuh drone Hermes 450 Israel di wilayah Lebanon dengan rudal.

Militer Israel mengatakan dua peluncuran rudal menargetkan kendaraan udara tak berawak Angkatan Udara Israel yang beroperasi di Lebanon. Drone pertama, katanya, dicegat oleh Sistem Pertahanan Udara “David’s Sling” milik Israel, namun drone tersebut “jatuh di dalam wilayah Lebanon” setelah peluncuran kedua.

Serangan Israel sejak Oktober telah menewaskan sekitar 50 warga sipil di Lebanon, selain sekitar 200 pejuang Hizbullah.

Serangan dari Lebanon ke Israel telah menewaskan belasan tentara Israel dan lima warga sipil.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Berita Terkini
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved