Siapa Mohammad Shtayyeh? PM Palestina yang Mundur karena Genosida dan Persaingan Hamas-Fatah
Senin, 26 Februari 2024 - 16:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kenapa Ekspor Senjata Israel ke India Senilai Rp45 Triliun Tidak Terpengaruh Perang Gaza?
![Siapa Mohammad Shtayyeh? PM Palestina yang Mundur karena Genosida dan Persaingan Hamas-Fatah]()
Foto/Reuters
Shtayyeh berpartisipasi dalam banyak inisiatif politik dan pembangunan. Ia dipercaya untuk menjalankan sebagian besar program pembangunan dan rekonstruksi Palestina. Selain itu ia berpartisipasi dalam pembentukan Dana Pembangunan Palestina; Dewan Perumahan Palestina; Institut Teknologi Informasi Nasional.
Shtayyeh juga mendirikan Pusat Studi Regional dan Institut Administrasi Nasional untuk melatih pegawai sektor publik. Ia juga merupakan anggota Delegasi Palestina untuk perundingan perdamaian Madrid dan perundingan perdamaian Washington. Shtayyeh mewakili Palestina dalam pertemuan dengan donor dan pertemuan Tahunan Bank Dunia.
![Siapa Mohammad Shtayyeh? PM Palestina yang Mundur karena Genosida dan Persaingan Hamas-Fatah]()
Foto/Reuters
Shtayyeh adalah ketua delegasi Palestina untuk perundingan multilateral mengenai kerja sama ekonomi dan regional yang mencakup pembicaraan mengenai perdagangan, keuangan, infrastruktur dan pariwisata di Timur Tengah. Ia juga memimpin pertemuan Konferensi Ekonomi dan Sosial Kelompok 77 plus Tiongkok pada tahun 2019 atas nama Palestina.
Shtayyeh menerbitkan sejumlah buku mengenai studi ekonomi, pembangunan, dan politik serta Sejarah. Yang terbaru adalah: Palestine: A Developmental Perspective; Ensiklopedia Terminologi Palestina; Sejarah Singkat Palestina; Pemukiman Israel dan Erosi Dua Negara Solusi Pemerintah kota dan lokal serta peran mereka dalam pembangunan ekonomi. Selain itu ia adalah penulis kumpulan cerita pendek “A Wreath of Thorns.”
![Siapa Mohammad Shtayyeh? PM Palestina yang Mundur karena Genosida dan Persaingan Hamas-Fatah]()
Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, Shtayyeh telah mengumumkan pengunduran diri pemerintahannya, yang memerintah sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki, karena meningkatnya kekerasan di Tepi Barat yang diduduki dan perang di Gaza.
2. Memiliki Banyak Inisatif Politik dan Pembangunan

Foto/Reuters
Shtayyeh berpartisipasi dalam banyak inisiatif politik dan pembangunan. Ia dipercaya untuk menjalankan sebagian besar program pembangunan dan rekonstruksi Palestina. Selain itu ia berpartisipasi dalam pembentukan Dana Pembangunan Palestina; Dewan Perumahan Palestina; Institut Teknologi Informasi Nasional.
Shtayyeh juga mendirikan Pusat Studi Regional dan Institut Administrasi Nasional untuk melatih pegawai sektor publik. Ia juga merupakan anggota Delegasi Palestina untuk perundingan perdamaian Madrid dan perundingan perdamaian Washington. Shtayyeh mewakili Palestina dalam pertemuan dengan donor dan pertemuan Tahunan Bank Dunia.
3. Aktif dalam Diplomasi Internasional

Foto/Reuters
Shtayyeh adalah ketua delegasi Palestina untuk perundingan multilateral mengenai kerja sama ekonomi dan regional yang mencakup pembicaraan mengenai perdagangan, keuangan, infrastruktur dan pariwisata di Timur Tengah. Ia juga memimpin pertemuan Konferensi Ekonomi dan Sosial Kelompok 77 plus Tiongkok pada tahun 2019 atas nama Palestina.
Shtayyeh menerbitkan sejumlah buku mengenai studi ekonomi, pembangunan, dan politik serta Sejarah. Yang terbaru adalah: Palestine: A Developmental Perspective; Ensiklopedia Terminologi Palestina; Sejarah Singkat Palestina; Pemukiman Israel dan Erosi Dua Negara Solusi Pemerintah kota dan lokal serta peran mereka dalam pembangunan ekonomi. Selain itu ia adalah penulis kumpulan cerita pendek “A Wreath of Thorns.”
4. Mundur saat Perang Gaza Masih Berlangsung

Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, Shtayyeh telah mengumumkan pengunduran diri pemerintahannya, yang memerintah sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki, karena meningkatnya kekerasan di Tepi Barat yang diduduki dan perang di Gaza.
Lihat Juga :