Asal-usul Jet Tempur Siluman, dari Pesawat Kayu Lapis Hitler hingga F-35 AS

Senin, 26 Februari 2024 - 15:05 WIB
loading...
A A A

1. Jet Tempur Siluman F-22 Raptor


Pada tahun 1980-an, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mulai mengembangkan pesawat tempur siluman generasi baru yang dapat mendominasi pertempuran udara di masa depan.

Program Advanced Tactical Fighter (ATF) diluncurkan untuk mengembangkan pesawat tempur siluman yang memiliki kemampuan superioritas udara.

Dua perusahaan, Lockheed Martin dan Northrop, dikontrak untuk membangun prototipe-nya.

Lockheed Martin YF-22 dan Northrop YF-23 dipilih sebagai prototipe.

YF-22 terbukti lebih unggul dalam hal kinerja dan desain, dan dipilih untuk diproduksi sebagai F-22 Raptor.

F-22 Raptor melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1997 dan mulai beroperasi pada tahun 2005.

F-22 Raptor diklaim sebagai jet tempur siluman generasi kelima yang memiliki kemampuan luar biasa. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan supersonik tanpa afterburner, dan memiliki manuver yang luar biasa.

F-22 Raptor dilengkapi dengan radar canggih, sistem persenjataan internal, dan teknologi siluman yang membuatnya sulit dideteksi oleh radar musuh.

Namun, pesawat ini adalah program yang sangat mahal, dan telah dikritik karena biayanya yang tinggi. Pesawat ini hanya digunakan secara ekslusif oleh AS, dan dilarang diekspor ke negara lain.

2. Jet Tempur Siluman F-35


Pengembangan F-35 dimulai pada tahun 1990-an sebagai bagian dari program Joint Strike Fighter (JSF) yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

Tujuan program JSF adalah untuk mengembangkan jet tempur siluman multi-peran yang dapat digunakan oleh Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Korps Marinir AS.

Lockheed Martin memenangkan kontrak untuk mengembangkan F-35 pada tahun 2001.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved