Ingin Melumpuhkan Israel, Houthi Luncurkan Misil Balistik ke Wilayah Israel
Sabtu, 24 Februari 2024 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin kelompok Ansar Allah (Houthi), Abdul-Malik Al-Houthi, menekankan kelompok tersebut akan melanjutkan operasinya melawan kepentingan pendudukan Israel di wilayah tersebut, dan mencatat bahwa serangan Houthi menyebabkan berkurangnya 40 persen lalu lintas komersial maritim musuh.
Al-Houthi menyampaikan dalam pidato video pada hari Kamis: “Operasi di Laut Merah dan Laut Arab, Selat Bab Al-Mandab dan Teluk Aden terus berlanjut, meningkat, efektif dan signifikan,” menekankan bahwa semua kapal akan menyeberang dengan aman seiring berjalannya waktu. selama mereka tidak menuju ke pelabuhan-pelabuhan pendudukan Israel.
“Kami menantang Amerika untuk membuktikan bahwa kapal-kapal yang menjadi sasaran tidak termasuk dalam kategori yang kami umumkan akan menjadi sasaran dan bahwa mereka tidak berafiliasi dengan AS, Inggris, atau Israel," ujar Al-Houthi.
Al-Houthi juga mencatat bahwa AS gagal dalam menghadapi operasi kami di laut, karena mereka tidak mampu mencegahnya, juga tidak mampu menghalangi atau membatasinya. "Musuh tidak dapat memberikan keamanan dan kesempatan untuk menyeberang kepada kapal-kapal yang terkait dengan musuh Israel," imbuhnya.
Dia menekankan bahwa posisi maritim Houthi telah menghentikan 40 persen lalu lintas komersial maritim musuh dan berdampak pada menyusutnya perekonomian dan penurunan ekspor.
Baca Juga: Singapura Tekan Influencer agar Tidak Mendukung Perjuangan Rakyat Palestina
Al-Houthi menyampaikan dalam pidato video pada hari Kamis: “Operasi di Laut Merah dan Laut Arab, Selat Bab Al-Mandab dan Teluk Aden terus berlanjut, meningkat, efektif dan signifikan,” menekankan bahwa semua kapal akan menyeberang dengan aman seiring berjalannya waktu. selama mereka tidak menuju ke pelabuhan-pelabuhan pendudukan Israel.
“Kami menantang Amerika untuk membuktikan bahwa kapal-kapal yang menjadi sasaran tidak termasuk dalam kategori yang kami umumkan akan menjadi sasaran dan bahwa mereka tidak berafiliasi dengan AS, Inggris, atau Israel," ujar Al-Houthi.
Al-Houthi juga mencatat bahwa AS gagal dalam menghadapi operasi kami di laut, karena mereka tidak mampu mencegahnya, juga tidak mampu menghalangi atau membatasinya. "Musuh tidak dapat memberikan keamanan dan kesempatan untuk menyeberang kepada kapal-kapal yang terkait dengan musuh Israel," imbuhnya.
Dia menekankan bahwa posisi maritim Houthi telah menghentikan 40 persen lalu lintas komersial maritim musuh dan berdampak pada menyusutnya perekonomian dan penurunan ekspor.
Baca Juga: Singapura Tekan Influencer agar Tidak Mendukung Perjuangan Rakyat Palestina
Lihat Juga :