China: Perlawanan Bersenjata Palestina Melawan Penjajah Israel Itu Sah, Bukan Terorisme!

Jum'at, 23 Februari 2024 - 08:08 WIB
loading...
China: Perlawanan Bersenjata...
China menyatakan perlawanan bersenjata rakyat Palestina melawan penjajah dan penindasan Israel untuk meraih kemerdekaan adalah sah dan bukan tindakan terorisme. Foto/REUTERS
A A A
DEN HAAG - Pemerintah China mengatakan perlawanan bersenjata oleh rakyat Palestina melawan penjajah dan penindasan Israel untuk meraih kemerdekaan adalah sah berdasarkan hukum internasional.

Itu disampaikan Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun kepada Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag.

Lebih dari 50 negara menyampaikan argumen selama serangkaian dengar pendapat enam hari di ICJ tentang legalitas pendudukan Israel atas wilayah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

"Dalam mengejar hak untuk menentukan nasib sendiri, penggunaan kekuatan bersenjata oleh rakyat Palestina untuk melawan penindasan asing dan menyelesaikan pembentukan negara merdeka adalah hak yang tidak dapat dicabut dan didasarkan pada hukum internasional," kata Zhang Jun, seperti dikutip Middle East Monitor, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga: Mesir: Hanya 1 Negara yang Mendukung Israel Menjajah Palestina

Mengutip resolusi Majelis Umum PBB, diplomat Beijing tersebut mengatakan bahwa orang-orang yang berjuang untuk menentukan nasib sendiri dapat menggunakan semua cara yang tersedia. "Termasuk perjuangan bersenjata," katanya.

"Perjuangan yang dilakukan oleh rakyat untuk pembebasan mereka, hak untuk menentukan nasib sendiri, termasuk perjuangan bersenjata melawan kolonialisme, penjajahan, agresi, dan dominasi terhadap kekuatan asing, tidak boleh dianggap sebagai tindakan terorisme," katanya, mengutip konvensi internasional.

Namun, dia menekankan bahwa tindakan terorisme yang sebenarnya adalah masalah lain.

"Praktik dan kebijakan penindasan Israel telah secara serius merusak dan menghambat pelaksanaan dan pemenuhan penuh hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri," lanjut Zhang Jun.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved