Jet Tempur Israel Serang 29.000 Target di Gaza sejak Awal Genosida
Selasa, 20 Februari 2024 - 20:45 WIB
loading...
Jet tempur Israel terlihat dalam serangan di Gaza. Foto/REUTERS
A
A
A
JALUR GAZA - Tentara Israel menyatakan telah menyerang 29.000 sasaran di Jalur Gaza sejak dimulainya perang genosida. Rezim kolonial Zionis telah membunuh lebih dari 29.000 warga Palestina di wilayah yang diblokade itu.
Menurut data militer Israel mengenai aktivitas angkatan udara, yang diterbitkan surat kabar Ibrani Yedioth Ahronoth pada Senin (19/2/2024), jet tempur Zionis menyerang lebih dari 31.000 sasaran di semua lini; di Lebanon, Gaza dan Suriah.
Data itu menambahkan, “Sebagian besar dari serangan itu, sekitar 29.000 berada di Gaza, dan sekitar 1.100 sasaran diserang di Lebanon selatan.”
Militer Israel juga menunjukkan sekitar 7.000 serangan merupakan “serangan bedah”, berdasarkan permintaan pasukan darat.
Sekitar 26.000 serangan dilakukan menggunakan jet tempur, sekitar 3.800 menggunakan helikopter serang, dan hampir 3.800 menggunakan drone, menurut sumber yang sama.
Sejak 7 Oktober, Israel telah melancarkan perang dahsyat di Jalur Gaza, yang mengakibatkan puluhan ribu korban jiwa, yang sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan.
Serangan Israel itu menjadi bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kerusakan infrastruktur dan properti yang nyata, menurut data Palestina dan internasional.
Menurut data militer Israel mengenai aktivitas angkatan udara, yang diterbitkan surat kabar Ibrani Yedioth Ahronoth pada Senin (19/2/2024), jet tempur Zionis menyerang lebih dari 31.000 sasaran di semua lini; di Lebanon, Gaza dan Suriah.
Data itu menambahkan, “Sebagian besar dari serangan itu, sekitar 29.000 berada di Gaza, dan sekitar 1.100 sasaran diserang di Lebanon selatan.”
Militer Israel juga menunjukkan sekitar 7.000 serangan merupakan “serangan bedah”, berdasarkan permintaan pasukan darat.
Sekitar 26.000 serangan dilakukan menggunakan jet tempur, sekitar 3.800 menggunakan helikopter serang, dan hampir 3.800 menggunakan drone, menurut sumber yang sama.
Sejak 7 Oktober, Israel telah melancarkan perang dahsyat di Jalur Gaza, yang mengakibatkan puluhan ribu korban jiwa, yang sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan.
Serangan Israel itu menjadi bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kerusakan infrastruktur dan properti yang nyata, menurut data Palestina dan internasional.
Lihat Juga :