Tetangga Indonesia Ingin Bangun Angkatan Laut Terbesar Sejak Perang Dunia II
Selasa, 20 Februari 2024 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Namun proyek-proyek pertahanan besar di negara ini telah lama dilanda pembengkakan biaya, perubahan kebijakan pemerintah, perubahan kebijakan dan rencana proyek yang lebih bermanfaat bagi penciptaan lapangan kerja lokal dibandingkan pertahanan.
Michael Shoebridge, mantan pejabat keamanan senior dan sekarang menjadi analis independen, mengatakan pemerintah harus mengatasi kesalahan masa lalu dan tidak punya waktu lagi untuk disia-siakan ketika persaingan di kawasan ini memanas.
Shoebridge mengatakan harus ada proses pengadaan yang disederhanakan, jika tidak, hal ini akan menjadi jalur yang lazim yang menyebabkan penundaan, masalah konstruksi, pembengkakan biaya—dan pada akhirnya, kapal yang terlambat masuk layanan dengan sistem yang diambil alih oleh peristiwa dan perubahan teknologi.
"Membujuk pemilih tertentu dengan janji pembuatan kapal Angkatan Laut yang berkelanjutan tidak bisa menjadi prioritas," katanya.
“Hal ini hanya akan menghalangi prioritas sebenarnya: membalikkan keruntuhan armada Angkatan Laut kita.”
Michael Shoebridge, mantan pejabat keamanan senior dan sekarang menjadi analis independen, mengatakan pemerintah harus mengatasi kesalahan masa lalu dan tidak punya waktu lagi untuk disia-siakan ketika persaingan di kawasan ini memanas.
Shoebridge mengatakan harus ada proses pengadaan yang disederhanakan, jika tidak, hal ini akan menjadi jalur yang lazim yang menyebabkan penundaan, masalah konstruksi, pembengkakan biaya—dan pada akhirnya, kapal yang terlambat masuk layanan dengan sistem yang diambil alih oleh peristiwa dan perubahan teknologi.
"Membujuk pemilih tertentu dengan janji pembuatan kapal Angkatan Laut yang berkelanjutan tidak bisa menjadi prioritas," katanya.
“Hal ini hanya akan menghalangi prioritas sebenarnya: membalikkan keruntuhan armada Angkatan Laut kita.”
(mas)
Lihat Juga :