AS Luncurkan 5 Serangan, Gempur Drone Laut dan Rudal Anti-Kapal Houthi
Senin, 19 Februari 2024 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Tiga lainnya melibatkan rudal jelajah anti-kapal.
“CENTCOM mengidentifikasi rudal jelajah anti-kapal, kapal bawah air tak berawak, dan kapal permukaan tak berawak di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan menyimpulkan bahwa rudal tersebut merupakan ancaman nyata terhadap kapal Angkatan Laut AS dan kapal dagang di wilayah tersebut,” imbuh CENTCOM.
Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman yang dilanda perang termasuk pelabuhan Hodeida, memulai serangan mereka pada bulan November, dengan mengatakan bahwa mereka menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza yang dibombardir Israel dalam perangnya melawan Hamas.
Pasukan AS dan Inggris membalas dengan serangan terhadap Houthi, yang sejak itu menyatakan kepentingan kedua negara sebagai target yang sah juga.
Serangan di Laut Merah telah meningkatkan premi asuransi bagi perusahaan pelayaran, memaksa banyak perusahaan untuk menghindari Laut Merah, rute penting yang biasanya membawa sekitar 12 persen perdagangan maritim global.
“CENTCOM mengidentifikasi rudal jelajah anti-kapal, kapal bawah air tak berawak, dan kapal permukaan tak berawak di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan menyimpulkan bahwa rudal tersebut merupakan ancaman nyata terhadap kapal Angkatan Laut AS dan kapal dagang di wilayah tersebut,” imbuh CENTCOM.
Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman yang dilanda perang termasuk pelabuhan Hodeida, memulai serangan mereka pada bulan November, dengan mengatakan bahwa mereka menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza yang dibombardir Israel dalam perangnya melawan Hamas.
Pasukan AS dan Inggris membalas dengan serangan terhadap Houthi, yang sejak itu menyatakan kepentingan kedua negara sebagai target yang sah juga.
Serangan di Laut Merah telah meningkatkan premi asuransi bagi perusahaan pelayaran, memaksa banyak perusahaan untuk menghindari Laut Merah, rute penting yang biasanya membawa sekitar 12 persen perdagangan maritim global.
(mas)
Lihat Juga :