Genosida Gaza oleh Israel Disamakan dengan Aksi Hitler, Netanyahu Marah

Senin, 19 Februari 2024 - 07:25 WIB
loading...
Genosida Gaza oleh Israel...
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu marah setelah tindakan genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza disamakan dengan Holocaust oleh rezim Adolf Hitler. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan Israel telah melakukan genosida terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza. Dia menyamakan pembantaian itu dengan kampanye Adolf Hitler dalam memusnahkan orang-orang Yahudi.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu marah atas komentar presiden berusia 78 tahun itu. Menurutnya, komentar Lula memalukan dan mengatakan bahwa pemerintahnya telah memanggil duta besar Brasil sebagai bentuk protes.

Lula mengatakan kepada wartawan di Addis Ababa, tempat dia menghadiri pertemuan puncak Uni Afrika, bahwa apa yang terjadi di Jalur Gaza bukanlah perang, melainkan genosida.

“Ini bukan perang antara tentara melawan tentara. Ini adalah perang antara tentara yang sangat siap dengan perempuan dan anak-anak,” ujar veteran sayap kiri Brasil tersebut.

Baca Juga: Israel Ancam Invasi Rafah Selama Bulan Ramadan

“Apa yang terjadi di Jalur Gaza terhadap rakyat Palestina belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Sebenarnya, hal ini telah terjadi: ketika Hitler memutuskan untuk membunuh orang-orang Yahudi," paparnya.

Lula, yang merupakan tokoh terkemuka di wilayah selatan yang negaranya saat ini memegang jabatan presiden bergilir G20, sebelumnya mengutuk serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel sebagai tindakan “teroris”.

Namun sejak itu, dia semakin kritis terhadap kampanye militer balasan Israel.

Netanyahu menyebut pernyataan Lula sebagai “pelecehan Holocaust". "Dan upaya untuk merugikan orang-orang Yahudi dan hak Israel untuk membela diri," ujarnya, seperti dikutip AFP, Senin (19/2/2024).

“Perbandingan antara Israel dengan Holocaust Nazi dan Hitler sudah melewati garis merah,” lanjut Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

“Israel berjuang untuk mempertahankan diri dan memastikan masa depan mereka sampai mencapai kemenangan total dan mereka melakukan hal itu sambil menjunjung hukum internasional," imbuh Netanyahu.

“Saya telah memutuskan dengan Menteri Luar Negeri (Israel) Katz untuk memanggil duta besar Brasil di Israel untuk segera mendapat celaan.”

Katz menulis di platform media sosial X bahwa pertemuan tersebut akan berlangsung pada hari Senin.

Serangan Hamas mengakibatkan kematian sekitar 1.160 orang di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP atas angka resmi Israel.

Para militan perlawanan Palestina itu juga menyandera sekitar 250 orang, 130 di antaranya masih berada di Gaza, termasuk 30 orang yang diperkirakan tewas, menurut data Israel.

Sedangkan serangan Israel di Gaza telah menewaskan sekitar 28.858 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan wilayah Gaza yang dikelola Hamas.

Lula mengkritik keputusan negara-negara Barat baru-baru ini karena menghentikan bantuan kepada badan PBB untuk pengungsi Palestina atau UNRWA setelah Israel menuduh beberapa staf badan tersebut terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober.

Lula, yang bertemu dengan Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh hari Sabtu di sela-sela KTT tersebut, mengatakan Brasil akan meningkatkan kontribusinya kepada UNRWA, dan mendesak negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama.

Dia menegaskan kembali seruannya untuk solusi dua negara terhadap konflik tersebut. "Dengan Palestina secara definitif diakui sebagai negara yang penuh dan berdaulat," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved