Tak Banyak Peminat, Jepang Izinkan Calon Tentara Memiliki Rambut Panjang
Minggu, 18 Februari 2024 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
The Japan Times melaporkan bahwa selain menurunnya angka kelahiran dan memiliki populasi tertua di dunia, rendahnya semangat kerja karena rendahnya gaji dan tuduhan pelecehan seksual juga menghambat perekrutan.
Tahun lalu dilaporkan bahwa kementerian pertahanan negara itu juga mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengizinkan orang-orang bertato bergabung dengan JSDF.
Tato telah lama menjadi hal yang tabu di Jepang, karena dikaitkan dengan geng kejahatan terorganisir yakuza.
Para pejabat telah mengakui bahwa banyak orang yang memiliki tato bukanlah gangster dan larangan tersebut menghambat perekrutan.
Tahun lalu dilaporkan bahwa kementerian pertahanan negara itu juga mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengizinkan orang-orang bertato bergabung dengan JSDF.
Tato telah lama menjadi hal yang tabu di Jepang, karena dikaitkan dengan geng kejahatan terorganisir yakuza.
Para pejabat telah mengakui bahwa banyak orang yang memiliki tato bukanlah gangster dan larangan tersebut menghambat perekrutan.
(ahm)
Lihat Juga :