Terlanjur Dipenjara 37 Tahun tapi Tak Bersalah, Pria Ini Dapat Kompensasi Rp218,6 Miliar

Minggu, 18 Februari 2024 - 09:58 WIB
loading...
A A A
DuBoise dan firma hukumnya akan mendapatkan USD9 juta tahun ini, USD3 juta tahun depan, dan USD2 juta pada tahun 2026, menurut dokumen otoritas kota.

Kasus Pembunuhan Grams


Grams diserang secara seksual dan dipukuli hingga tewas pada Agustus 1983 saat dia berjalan pulang dari pekerjaannya di sebuah restoran di Tampa.

Seorang pemeriksa medis menyimpulkan bahwa luka di pipinya adalah bekas gigitan, sehingga para penyelidik mengambil sampel gigitan dari sejumlah pria termasuk DuBoise. Khususnya, cetakan luka dibuat menggunakan lilin lebah.

Dokter gigi forensik menentukan bahwa gigitan tersebut berasal dari DuBoise, meskipun dia tidak mengenal Grams tetapi sering mengunjungi area di mana jenazahnya ditemukan.

Dokter gigi tersebut bersaksi sebagai bagian dari tuntutan hukum DuBoise bahwa dia tidak lagi percaya bahwa bekas gigitan dapat dicocokkan secara langsung dengan seseorang, menurut resolusi dewan kota tentang penyelesaian tersebut.

Beberapa dekade kemudian, tes DNA menunjuk pada Amos Robinson dan Abron Scott, keduanya menjalani hukuman penjara seumur hidup karena pembunuhan yang berbeda. Mereka berdua menunggu persidangan atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama dalam kasus Grams.

Kesaksian seorang informan penjara bahwa DuBoise mengaku membunuh Grams juga kemudian didiskreditkan. Pemerintah kota dalam penyelesaiannya menyangkal bahwa ada petugas polisi yang bersalah atas kesalahan yang disengaja, seperti yang ditentang DuBoise dalam gugatannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved