Terlanjur Dipenjara 37 Tahun tapi Tak Bersalah, Pria Ini Dapat Kompensasi Rp218,6 Miliar

Minggu, 18 Februari 2024 - 09:58 WIB
loading...
A A A
“Ini adalah kesalahan besar,” kata anggota dewan Luis Viera.

“Saya berharap dan berdoa penyelesaian ini akan memberinya sedikit kenyamanan," paparnya, seperti dikutip AP, Minggu (18/2/2024).

DuBoise, yang tidak menghadiri pertemuan hari Kamis, diwakili dalam kasus ini oleh firma hukum hak-hak sipil Loevy & Loevy yang berbasis di Chicago—yang telah menangani banyak kasus hukuman yang keliru di seluruh negeri.

“Penyelesaian ini bukan hanya pengakuan atas kerugian yang diderita DuBoise, tapi juga kesempatan baginya untuk melanjutkan hidupnya,” kata firma hukum itu dalam sebuah pernyataan.

Dalam wawancara telepon singkat setelah pemungutan suara hari Kamis, DuBoise mengatakan itulah yang dia lakukan. Dia mengatakan dirinya bekerja sebagai direktur pemeliharaan di country club di wilayah Tampa dan melakukan pekerjaan perbaikan lainnya. Dia berencana membeli rumah.

“Itu berarti bagi saya ini akhirnya berakhir. Saya senang saya tidak perlu menghabiskan bertahun-tahun lagi dalam hidup saya untuk melakukan hal ini,” katanya.

“Uang, rumah, mobil, tidak ada satupun yang bisa mengembalikan apa yang hilang dari saya. Saya tidak merasa pahit tentang apa pun. Saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu saya dengan pesta-pesta yang penuh kepahitan dan rasa kasihan.”

Kepala Polisi Tampa Lee Bercaw mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa selama bertahun-tahun sejak kasus DuBoise, para detektif menjalani pelatihan yang lebih baik dan kemajuan teknologi telah membuat kemajuan besar dalam cara penanganan investigasi tersebut.

“Kami menyadari dampak yang mendalam dan bertahan lama dari kasus ini, terutama pada DuBoise hampir empat dekade kemudian,” kata Bercaw.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved