Prancis Membuka Pintu untuk Mengakui Negara Palestina, Mengapa?
Sabtu, 17 Februari 2024 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
“Mitra-mitra kami di kawasan ini, terutama Yordania, sedang mengupayakannya, kami sedang berupaya bersama mereka. Kami siap berkontribusi untuk itu, di Eropa dan di Dewan Keamanan. Pengakuan atas negara Palestina bukanlah hal yang tabu bagi negara-negara lain. Prancis," kata Macron bersama Raja Yordania Abdullah II di Paris.
“Kita berhutang budi kepada rakyat Palestina, yang aspirasinya sudah terlalu lama diinjak-injak. Kita berhutang budi kepada bangsa Israel yang mengalami pembantaian anti-Semit terbesar di abad ini. kekacauan dan mereka yang menabur balas dendam,” katanya.
Baca Juga: Serangan Israel Makin Intensif, Pengungsi Tinggalkan Rafah Menuju Gaza Tengah
Komentar Macron kemungkinan besar ditujukan untuk menambah tekanan terhadap Israel.
Serangan udara dan darat besar-besaran Israel di Gaza yang kecil dan berpenduduk padat telah menewaskan lebih dari 28.000 warga Palestina, meratakan wilayah yang dibangun dan menyebabkan sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya kehilangan tempat tinggal.
“Kita berhutang budi kepada rakyat Palestina, yang aspirasinya sudah terlalu lama diinjak-injak. Kita berhutang budi kepada bangsa Israel yang mengalami pembantaian anti-Semit terbesar di abad ini. kekacauan dan mereka yang menabur balas dendam,” katanya.
Baca Juga: Serangan Israel Makin Intensif, Pengungsi Tinggalkan Rafah Menuju Gaza Tengah
Komentar Macron kemungkinan besar ditujukan untuk menambah tekanan terhadap Israel.
Serangan udara dan darat besar-besaran Israel di Gaza yang kecil dan berpenduduk padat telah menewaskan lebih dari 28.000 warga Palestina, meratakan wilayah yang dibangun dan menyebabkan sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya kehilangan tempat tinggal.
Lihat Juga :