Prancis Membuka Pintu untuk Mengakui Negara Palestina, Mengapa?
Sabtu, 17 Februari 2024 - 16:19 WIB
loading...
Prancis mempertimbangkan diri untuk mengakui negara Palestina. Foto/Reuters
A
A
A
PARIS - Pengakuan negara
bukan lagi hal yang tabu bagi Prancis . Demikian diungkapkan Presiden Emmanuel Macron. Dia menyarankan Paris dapat mengambil keputusan jika upaya solusi dua negara terhenti karena tentangan Israel.
Pengakuan sepihak Prancis tidak akan banyak mengubah situasi di lapangan tanpa adanya perundingan yang sebenarnya, namun akan berdampak secara simbolis dan diplomatis.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyuarakan penolakannya terhadap kedaulatanPalestina, dengan mengatakan bahwa ia tidak akan berkompromi dengan kendali penuh keamanan Israel di sebelah barat Yordania dan hal ini bertentangan dengan negara Palestina.
Anggota parlemen Prancis melakukan pemungutan suara pada tahun 2014 untuk mendesak pemerintah mereka mengakui Palestina, sebuah langkah simbolis yang berdampak kecil pada sikap diplomatik Prancis.
Komentar Macron adalah pertama kalinya seorang pemimpin Prancis melontarkan saran seperti itu dan menyoroti ketidaksabaran lebih lanjut di antara para pemimpin Barat ketika korban meningkat di Gaza akibat pembalasan Israel setelah serangan pada 7 Oktober oleh kelompok militan Islam Palestina Hamas yang menewaskan 1.200 orang, dan memakan korban 253 orang.
Pengakuan sepihak Prancis tidak akan banyak mengubah situasi di lapangan tanpa adanya perundingan yang sebenarnya, namun akan berdampak secara simbolis dan diplomatis.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyuarakan penolakannya terhadap kedaulatanPalestina, dengan mengatakan bahwa ia tidak akan berkompromi dengan kendali penuh keamanan Israel di sebelah barat Yordania dan hal ini bertentangan dengan negara Palestina.
Anggota parlemen Prancis melakukan pemungutan suara pada tahun 2014 untuk mendesak pemerintah mereka mengakui Palestina, sebuah langkah simbolis yang berdampak kecil pada sikap diplomatik Prancis.
Komentar Macron adalah pertama kalinya seorang pemimpin Prancis melontarkan saran seperti itu dan menyoroti ketidaksabaran lebih lanjut di antara para pemimpin Barat ketika korban meningkat di Gaza akibat pembalasan Israel setelah serangan pada 7 Oktober oleh kelompok militan Islam Palestina Hamas yang menewaskan 1.200 orang, dan memakan korban 253 orang.
Lihat Juga :