Biden Dorong Netanyahu Gencatan Senjata Sementara di Gaza

Sabtu, 17 Februari 2024 - 08:30 WIB
loading...
Biden Dorong Netanyahu...
Presiden AS Joe Biden berbicara kepada pers saat dia berangkat dengan Marine One dari Halaman Selatan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat pada 16 Februari 2024. Foto/Kyle Mazza/Anadolu Agency
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan dia telah melakukan pembicaraan panjang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam beberapa hari terakhir di mana dia mendorong gencatan senjata sementara.

Pemerintahan Biden telah mendorong Israel melakukan jeda kemanusiaan yang memungkinkan pembebasan sandera yang masih ditahan Hamas, beberapa bulan setelah serangan pimpinan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.

“Saya telah melakukan percakapan panjang lebar dengan perdana menteri Israel selama beberapa hari terakhir, hampir satu jam setiap hari, dan saya telah menyampaikan argumen ini, dan saya sangat yakin akan hal ini, bahwa harus ada gencatan senjata sementara untuk mencapai tujuan tersebut. mengeluarkan para tahanan, untuk mengeluarkan para sandera,” ujar Biden kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat (16/2/2024), dilansir Reuters.

“Biden pada Kamis kembali mengatakan kepada Netanyahu bahwa dia tidak boleh melanjutkan aksi militer di Rafah tanpa rencana yang kredibel dan dapat dilaksanakan untuk melindungi warga sipil Palestina,” ungkap pernyataan Gedung Putih.

Presiden AS Joe Biden sebelumnya mengumumkan proposal dan diskusi yang sedang berlangsung untuk jeda enam pekan perang Israel di Jalur Gaza. Dia mengatakan rencana tersebut dapat mengarah pada gencatan senjata jangka panjang.

Menyusul pembicaraan antara Biden dan Raja Abdullah dari Yordania pada Senin, di mana mereka membahas berbagai masalah yang akan datang termasuk serangan darat Israel di Gaza selatan dan meningkatnya bencana kemanusiaan di kalangan warga sipil Palestina.

Baca juga: Mesir Bangun Tembok Misterius di Dekat Gaza

Biden mengklarifikasi AS bekerja sama dengan sekutunya di wilayah tersebut dalam upaya menghentikan sementara pertempuran guna memungkinkan pembebasan sandera dan peningkatan aliran bantuan kemanusiaan.

Kesepakatan tersebut dilaporkan akan dimulai dengan jeda yang berlangsung setidaknya enam pekan, menurut presiden, “yang kemudian kita dapat meluangkan waktu untuk membangun sesuatu yang lebih bertahan lama” dalam bentuk gencatan senjata jangka panjang.

Raja Abdullah menekankan perlunya gencatan senjata yang luas di Gaza, dan menegaskan, “Kita tidak bisa berdiam diri dan membiarkan hal ini terus berlanjut. Kita membutuhkan gencatan senjata yang langgeng sekarang. Perang ini harus diakhiri.”

Pembicaraan dan upaya kedua pemimpin menuju gencatan senjata terjadi ketika Israel baru-baru ini mengumumkan rencananya melancarkan serangan darat di Rafah.

Rafah adalah wilayah di Gaza selatan di mana pemerintah Israel pada awalnya memerintahkan warga Gaza untuk mengungsi ke sana guna mencari perlindungan dari pemboman rezim kolonial Zionis.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved