ICJ: Situasi di Sekitar Rafah Tidak Butuh Tindakan Tambahan Terhadap Israel
Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:45 WIB
loading...
Rumah Sakit Anak Nasr hancur total akibat serangan gencar Israel di Kota Gaza, Gaza pada 16 Februari 2024. Foto/Karam Hassan/Anadolu Agency
A
A
A
DEN HAAG - Mahkamah Internasional (ICJ) memutuskan pada Jumat (16/2/2024) bahwa situasi di sekitar Rafah tidak memerlukan tindakan tambahan apa pun terhadap Israel seperti yang diminta Afrika Selatan.
Pada 13 Februari, pemerintah Afrika Selatan mengatakan mereka telah mengajukan "permintaan mendesak" kepada ICJ mengenai keputusan Israel memperluas operasinya di Jalur Gaza hingga ke kota Rafah di selatan.
“Pengadilan mencatat perkembangan terkini di Jalur Gaza, dan di Rafah... menuntut implementasi segera dan efektif dari tindakan sementara yang ditunjukkan Pengadilan dalam Perintahnya tanggal 26 Januari 2024, yang berlaku di seluruh Jalur Gaza, termasuk di Rafah, dan tidak memerlukan indikasi tindakan sementara tambahan,” ungkap ICJ.
Sementara itu, Mesir mulai membangun tembok misterius di dekat Gaza untuk mengantisipasi gelombang pengungsi yang mengalir akibat serangan darat Israel di Rafah.
Associated Press, New York Times dan media lainnya melaporkan tentang pekerjaan konstruksi pada Jumat (16/2/2024), mengutip foto-foto satelit yang menunjukkan tanah sedang dibersihkan dan tembok dipasang.
Pada 13 Februari, pemerintah Afrika Selatan mengatakan mereka telah mengajukan "permintaan mendesak" kepada ICJ mengenai keputusan Israel memperluas operasinya di Jalur Gaza hingga ke kota Rafah di selatan.
“Pengadilan mencatat perkembangan terkini di Jalur Gaza, dan di Rafah... menuntut implementasi segera dan efektif dari tindakan sementara yang ditunjukkan Pengadilan dalam Perintahnya tanggal 26 Januari 2024, yang berlaku di seluruh Jalur Gaza, termasuk di Rafah, dan tidak memerlukan indikasi tindakan sementara tambahan,” ungkap ICJ.
Sementara itu, Mesir mulai membangun tembok misterius di dekat Gaza untuk mengantisipasi gelombang pengungsi yang mengalir akibat serangan darat Israel di Rafah.
Associated Press, New York Times dan media lainnya melaporkan tentang pekerjaan konstruksi pada Jumat (16/2/2024), mengutip foto-foto satelit yang menunjukkan tanah sedang dibersihkan dan tembok dipasang.
Lihat Juga :