Houthi Ancam Eskalasi Baru Jika Israel Terus Beroperasi di Gaza
Kamis, 15 Februari 2024 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Gerakan Houthi, yang menguasai sebagian besar Yaman utara dan barat, berjanji pada November 2023 untuk menyerang kapal mana pun yang terkait dengan Israel sampai Zionis menghentikan aksi militer di Jalur Gaza.
Hal ini menyebabkan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengumumkan pembentukan operasi multinasional untuk mengamankan navigasi di Laut Merah.
Pasukan AS dan Inggris kemudian melancarkan serangan besar-besaran terhadap posisi Houthi dalam upaya menurunkan kemampuan pejuang dalam menargetkan kapal komersial.
Rezim kolonial Israel telah membunuh lebih dari 28.500 warga Palestina di Jalur Gaza. AS menjadi pemasok senjata utama Zionis yang digunakan untuk membantai warga Gaza.
Baca juga: Erdogan Kunjungi Mesir, Pertama Kali dalam 12 Tahun
Hal ini menyebabkan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengumumkan pembentukan operasi multinasional untuk mengamankan navigasi di Laut Merah.
Pasukan AS dan Inggris kemudian melancarkan serangan besar-besaran terhadap posisi Houthi dalam upaya menurunkan kemampuan pejuang dalam menargetkan kapal komersial.
Rezim kolonial Israel telah membunuh lebih dari 28.500 warga Palestina di Jalur Gaza. AS menjadi pemasok senjata utama Zionis yang digunakan untuk membantai warga Gaza.
Baca juga: Erdogan Kunjungi Mesir, Pertama Kali dalam 12 Tahun
(sya)
Lihat Juga :