Drone Pembunuh Buatan India akan Dipakai Israel di Gaza

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:04 WIB
loading...
A A A
“Aliansi antara India-Israel ini hanya mendapat sedikit perhatian internasional, namun penting bagi kita untuk mengkajinya lebih lanjut karena Israel pada dasarnya dibantu dalam genosida di Gaza oleh negara yang disebut-sebut sebagai negara demokrasi terbesar di dunia itu,” papar dia.

“Saya pikir kita harus melihat lebih dekat hubungan pertahanan antara kedua negara. Saya juga berpikir penting untuk menyebutkan nama dan mempermalukan para pejabat dan perusahaan India yang membuat drone ini,” ujar Loewenstein, yang berbasis di Yerusalem Timur antara tahun 2016 dan 2020.

Di bawah kepemimpinan Modi, India semakin dekat dengan Israel. New Delhi adalah pembeli senjata Israel terbesar, dengan jumlah lebih dari USD1 miliar per tahun.

Antara tahun 2015-2019, pembelian senjata Israel oleh India meningkat sebesar 175%.

Namun perusahaan-perusahaan India dan Israel juga sudah mulai memproduksi senjata di pabrik-pabrik di seluruh India.

Rangkaian senjata yang diproduksi bersama oleh kedua negara termasuk senapan serbu Tavor X95, senapan sniper Galil, senapan mesin ringan Negev, serta drone Hermes 900 dengan daya tahan tinggi dan ketinggian sedang.

Analis pertahanan mengatakan kemitraan dengan India dapat membantu produksi massal senjata Israel.

Sementara itu, Modi telah memanfaatkan hubungannya dengan Israel untuk memodernisasi angkatan bersenjata India serta memperkuat citranya sebagai pemimpin produksi dan manufaktur dalam negeri, yang dikenal dengan program “Make in India”.

Fasilitas Adani-Elbit di Hyderabad, India, diresmikan pada 2018 di hadapan Menteri Dalam Negeri Telangana, Mohammad Mahmood Ali, serta CEO Adani Ports, Pranav Adani, dan Bezhalel Machlis, presiden dan CEO Elbit Systems.

Fasilitas ini disebut-sebut sebagai kompleks manufaktur UAV swasta pertama di India dan satu-satunya fasilitas produksi Hermes 900 di luar Israel.

Pada pembukaan pabrik tersebut, Ashish Rajvanshi, kepala pertahanan dan kedirgantaraan Adani, mengatakan, “Perusahaan bertujuan membuat India mandiri dalam sistem pertahanan dan kedirgantaraan dan tidak bergantung pada Amerika Serikat, Eropa, Rusia atau negara lain.”

Demikian pula pada 2020, Elad Aharonson, wakil presiden eksekutif dan manajer umum divisi dalam Elbit Systems, mengatakan, “Hubungan dengan Adani telah membentuk visi menjadikan India sebagai pusat global untuk manufaktur dan ekspor platform tak berawak."

Taipan India Gautam Adani terlibat dalam beberapa usaha dengan perusahaan Israel. Pada awal tahun 2023, Adani Ports membeli saham mayoritas di Haifa Port di Israel.

Linganna, analis pertahanan, mengatakan tampaknya India sedang berjuang menyeimbangkan kepentingan bisnis dan cita-citanya dengan realitas dinamika kekuatan global.

“India bangga dengan kebijakan luar negerinya yang menekankan prinsip-prinsip perdamaian dan kemanusiaan. Memasok senjata yang dapat digunakan dalam konflik yang menimbulkan korban sipil akan menciptakan ketegangan dengan nilai-nilai tersebut,” pungkas Linganna.

Baca juga: Hizbullah Pelajari Teknologi Drone Skylark Milik Israel yang Disita di Lebanon
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Gol Telat Mikel Merino...
Gol Telat Mikel Merino Antar Spanyol ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Ronaldo atau Ramos?...
Ronaldo atau Ramos? Statistik CR7 Bikin Martinez Dilema
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Berita Terkini
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved