Belanda Akhirnya Dilarang Kirim Suku Cadang Jet Siluman F-35 ke Israel
Selasa, 13 Februari 2024 - 08:22 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berharap putusan ini akan memperkuat hukum internasional di negara lain sehingga warga Gaza juga dilindungi hukum internasional,” kata Michiel Servaes, direktur Oxfam Novib, salah satu kelompok yang terlibat dalam litigasi tersebut.
Pemerintah Belanda harus mematuhi perintah pengadilan banding ini dalam waktu tujuh hari. Permintaannya untuk menangguhkan perintah tersebut sambil menunggu banding ke Mahkamah Agung telah ditolak.
Suku cadang yang dimaksud adalah milik AS, namun Belanda memiliki gudang regional tempat suku cadang tersebut disimpan dan dikirim ke negara-negara yang tergabung dalam konsorsium F-35.
Israel telah menerima setidaknya satu pengiriman sejak Oktober tahun lalu.
“Pengiriman suku cadang F-35 AS ke Israel dalam pandangan kami tidak dapat dibenarkan,” kata Menteri Perdagangan Geoffrey van Leeuwen, seraya menambahkan bahwa jet tersebut memungkinkan Tel Aviv untuk mempertahankan diri dari ancaman Iran, Yaman, Suriah dan Lebanon.
Diperkirakan 1.200 warga Israel tewas dalam serangkaian serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober. Israel menanggapinya dengan menyatakan perang terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut dan melancarkan serangan brutal di Gaza.
Pemerintah Belanda harus mematuhi perintah pengadilan banding ini dalam waktu tujuh hari. Permintaannya untuk menangguhkan perintah tersebut sambil menunggu banding ke Mahkamah Agung telah ditolak.
Suku cadang yang dimaksud adalah milik AS, namun Belanda memiliki gudang regional tempat suku cadang tersebut disimpan dan dikirim ke negara-negara yang tergabung dalam konsorsium F-35.
Israel telah menerima setidaknya satu pengiriman sejak Oktober tahun lalu.
“Pengiriman suku cadang F-35 AS ke Israel dalam pandangan kami tidak dapat dibenarkan,” kata Menteri Perdagangan Geoffrey van Leeuwen, seraya menambahkan bahwa jet tersebut memungkinkan Tel Aviv untuk mempertahankan diri dari ancaman Iran, Yaman, Suriah dan Lebanon.
Diperkirakan 1.200 warga Israel tewas dalam serangkaian serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober. Israel menanggapinya dengan menyatakan perang terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut dan melancarkan serangan brutal di Gaza.
Lihat Juga :