Irak Bisa Terjerumus ke Dalam Konflik Jangka Panjang, Mengapa?

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:34 WIB
loading...
A A A
“Mayoritas rakyat Irak tidak ingin ada pasukan asing di wilayah Irak,” katanya kepada kami. "Yang diundang (Amerika), akan kita lakukan melalui perundingan. Dan yang belum diundang harus keluar, kita harap juga melalui perundingan."

Tamu tak diundang – setidaknya tidak diundang olehnya – adalah milisi pro-Iran yang kuat di sini yang telah menargetkan pasukan AS. Secara resmi, banyak dari mereka adalah bagian dari pasukan keamanan Irak. Kritikus mengatakan mereka adalah prajurit Iran.

Menteri mengatakan milisi kini mendapat tantangan, sebuah perubahan dari masa lalu ketika berbicara berarti ancaman. Ini adalah momen baru di Irak.

“Jika sekarang Anda berbicara dengan banyak pemimpin politik, mereka mulai membicarakan hal ini,” katanya. "Banyak orang, mereka tidak berani membicarakannya. Ini juga bagian dari realitas negara ini. Tapi sekarang kita membicarakannya. Orang-orang berani mengatakan kepada mereka, 'sudah cukup'."

Dan dia mengatakan milisi mendapat pesan bahwa “jika mereka terus melanjutkan, mereka akan mendorong negara ini ke dalam perang padahal ini bukan perang kita”. Pesan tersebut juga telah diterima di Teheran, katanya.

Menteri luar negeri mengakui bahwa Iran memiliki "pengaruh" di sini, namun menyangkal bahwa mereka mendikte kebijakan di Bagdad. Ini lebih merupakan “negosiasi terus-menerus”, menurut Dr Renad Mansour, peneliti senior di Chatham House, sebuah wadah pemikir urusan internasional di London.

“Apakah mereka harus mendengarkan Teheran? Terkadang ya, terkadang tidak,” katanya. "Tergantung. Iran datang dan mengatakan 'ini adalah garis bawah kami, ini adalah garis merah kami'. Seringkali, mereka bertemu, tapi kadang-kadang mereka menyimpang. Ini tidak hitam dan putih."

Baca Juga: 7 Pesawat Pembom Paling Mematikan di Dunia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Iran Siap Selesaikan...
Iran Siap Selesaikan Upaya Menuju Pengakhiran Konflik di Timur Tengah
Bukan 1, Israel Operasikan...
Bukan 1, Israel Operasikan 2 Pangkalan Rahasia di Irak untuk Perang Melawan Iran
Militer Baghdad Sangkal...
Militer Baghdad Sangkal Ada Pangkalan Rahasia Israel di Irak untuk Serang Iran
Heboh Pangkalan Rahasia...
Heboh Pangkalan Rahasia Israel di Irak: Landasan Pacu Era Saddam Hussein hingga Helikopter Mencurigakan
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved