Imran Khan dan Nawaz Sharif Saling Klaim Memenangkan Pemilu Pakistan

Sabtu, 10 Februari 2024 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) pimpinan Khan merilis pesan audio visual yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan dan dibagikan di akun media sosial X miliknya.

Dalam pesan tersebut, yang biasanya disampaikan melalui pengacaranya, Khan, 71 tahun, menolak klaim kemenangan Sharif, mengucapkan selamat kepada para pendukungnya karena "memenangkan" pemilu dan mendesak mereka untuk merayakan dan melindungi suara mereka.

"Saya percaya Anda semua akan ikut memilih - dan Anda menghormati kepercayaan itu dan jumlah pemilih yang besar telah mengejutkan semua orang," kata pesan tersebut. Dia menambahkan bahwa tidak ada seorang pun yang akan menerima klaim Sharif karena ia memenangkan lebih sedikit kursi dan karena telah terjadi kecurangan. jajak pendapat.

Mantan bintang kriket Khan telah dipenjara sejak Agustus, dan divonis tiga kali dalam enam hari menjelang pemilu selama 10, 14, dan tujuh tahun dalam kasus yang berkaitan dengan rahasia negara, korupsi, dan pernikahan di luar hukum.

Sharif, 74, yang tiga kali menjabat sebagai perdana menteri, kembali dari empat tahun pengasingannya di Inggris pada akhir tahun lalu, setelah mengikuti pemilu terakhir dari sel penjara atas tuduhan korupsi.

Ia dianggap sebagai calon terdepan dalam memimpin negara, setelah mengubur perseteruan jangka panjang dengan militer yang kuat.

Sharif mengatakan partainya lebih suka memenangkan mayoritas suara, namun jika tidak ada suara mayoritas, maka partainya akan menghubungi pihak lain, termasuk mantan Presiden Asif Ali Zardari dari PPP, untuk membuka perundingan secepatnya pada Jumat malam.

Dalam reaksi pertamanya, seorang pembantu senior Khan mengatakan para pemimpin PTI akan mengadakan pembicaraan di antara mereka sendiri dan juga bertemu Khan di penjara pada hari Sabtu untuk membahas hasilnya, Geo News melaporkan.

Baca Juga: 5 Tantangan Pemerintahan Baru Pakistan, Salah Satunya Ancaman Perang dengan India, Afghanistan dan Iran

Hasil pemungutan suara sangat tertunda, yang oleh pemerintah sementara dianggap disebabkan oleh penangguhan layanan telepon seluler – sebuah langkah pengamanan menjelang pemilu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved